Showing posts with label Woow.... Show all posts
Showing posts with label Woow.... Show all posts

10 Destinasi Wisata Luar Negeri Budget dibawah Rp 200.000 Per Hari

Parthenon, Yunani
BEPERGIAN ke luar negeri bagi sebagian orang masih terasa seperti mimpi yang entah kapan bisa terwujud. Tapi tahukah Anda, bahwa berlibur ke luar negeri ternyata tidak harus semahal dan semewah yang banyak disangka orang. Dengan perencanaan matang dan pemilihan destinasi yang tepat, siapapun bisa menikmati belahan bumi lainnya dan berlibur dengan senang.

Liburan hemat juga bukan berarti Anda harus irit makan atau minum atau malah menghilangkan esensi bersantai. Yang penting, dana disiapkan sejak lama dan kelola liburan dengan tepat. Destinasi berikut bisa membantu Anda sebagai referensi tujuan liburan luar negeri yang ternyata tidak semahal yang dikira banyak orang. Hanya dengan budget di bawah Rp 200 ribu, Anda bisa menikmati liburan di luar negeri dengan nyaman. Tunggu apa lagi?

1.  Kamboja

Negara di Asia Tenggara ini menjadi surga bagi pelancong yang memiliki dana terbatas. Tapi jangan khawatir karena di Kamboja, Anda bisa menemukan penginapan model hostel atau asrama dengan harga Rp 25 ribu semalam. Untuk makanan dan minuman sehari-hari pun sangat murah harganya. Paling-paling, Anda harus merogoh kocek sampai Rp 230 ribu untuk tiket masuk ke kawasan Angkor Wat yang terkenal itu. Selebihnya, semua sangat terjangkau.

2.  Nikaragua

Memang belum banyak orang yang tertarik berkunjung ke Amerika Tengah. Tapi siapa sangka, Nikaragua menyimpan sejuta potensi liburan yang mengasyikkan. Meski kalah pamor dengan negara di dekatnya, Kosta Rika, tapi Nikaragua menyuguhkan atraksi yang sebanding dengan Kosta Rika, tapi dengan biaya yang jauh lebih murah. Penginapan rata-rata dibandrol di harga tak sampai Rp 120 ribu per malam, dan harga minuman dan makanan berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu saja.

3.  Polandia

Mengunjungi Eropa Barat memang pasti menguras biaya lebih besar daripada Eropa Timur. Dan Polandia adalah salah satu negara di Eropa Timur yang bisa memberikan kesan liburan yang nyaman tapi sekaligus murah. Polandia kaya dengan sejarah dan arsitektur bangunan yang mewah dan berkelas. Tapi dari sisi harga, Polandia sangat murah dibanding negar Eropa lainnya. Satu paket makanan di restoran khas Polandia saja hanya berkisar Rp 50 ribu saja.

4.  Sri Lanka

Harga tiket kereta api antar daerah di Sri Lanka hanya berkisar Rp 20 ribu saja. Satu malam di penginapan hostel hanya menghabiskan biaya Rp 60 ribu dan makanan tradisional seperti sepiring kari dan nasi hanya dibandrol di harga Rp 12 ribu. Apalagi yang kurang? Bahkan untuk mengunjungi taman nasional yang banyak terdapat di Sri Lanka ini, pengunjung hanya perlu mengeluarkan dana Rp 120 ribu saja.

5.  Mesir

Bahkan setelah banyak rumor soal konflik yang terjadi di Mesir, negara dengan piramid kebanggaannya ini masih layak dan wajib dikunjungi. Penginapan hostel hanya berkisar Rp 50 ribu semalam dan satu set makanan khas Mesir hanya perlu dibayar dengan Rp 25 ribu saja. Bahkan tiket masuk ke piramid saja hanya Rp 60 ribu. Dengan mudahnya Anda bisa mengontrol budget  liburan dibawah Rp 200 ribu per harinya.

6.  Albania

Ingin merasakan pengalaman dan suasana negeri Balkan? Lupakan Kroasia, karena ada tujuan lainnya yang jauh lebih murah, yakni Albania. Memang, Albania belum menggabungkan mata uangnya dengan negara Eropa lainnya (Euro), tapi dengan menukar mata uang lokal di sana, Anda bisa menikmati penginapan sekitar harga Rp 120 ribu per tempat tidur. Street food -nya pun sangat enak dan terjangkau.

7.  Vietnam

Jika Anda menyukai wisata kuliner yang murah, sempatkanlah bertandang ke Vietnam. Street food  di Vietnam sangat terkenal dengan cita rasa khas dan harganya yang luar biasa murah. Ke mana pun Anda pergi, dengan berbekal Rp 100 ribu Anda bisa duduk di kursi plastik di pinggir jalan dan menikmati makanan khas masyarakat lokal. Tiket bus dan harga penginapan pun sangat murah di sini.

8.  Bolivia

Banyak kegiatan masyarakat yang memerlukan biaya tinggi di sini, tapi secara umum, biaya hidup di negara ini cukup rendah dan terjangkau. Gunakan transportasi umum yang sangat murah dan penginapan ala asrama yang terjangkau. Untuk makanan, Anda bisa menikmati satu set menu restoran di harga Rp 25-35 ribu saja.

9.  Yunani

Pernahkah Anda bermimpi mengunjungi Yunani dengan gaya perumahan yang khas beratap biru-putih dan pantai yang mempesona? Segera wujudkan mimpi itu karena ternyata Yunani tak semahal yang Anda pikirkan. Menginap di penginapan hostel tidak akan “merampok: isi dompet Anda dan mencicipi makanan khas Yunani seperti pie bayam pun masih masuk akal harganya.

10.  Laos

Laos adalah satu lagi negara di Asia Tenggara yang bisa dinikmati dengan budget  yang sangat rendah. Seluruh bungalow misalnya, bisa disewa dengan harga Rp 120 ribu saja. Dan semua street food  bisa dinikmati di harga Rp 12 ribu hingga Rp 25 ribu saja. Beli makanan di pinggir jalan dan duduk di tepi Sungai Mekong untuk aktivitas murah meriah. (Yetta Angelina)
Editor: Ni Luh Made Pertiwi F
Sumber: Tabloid Nova

Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 130.000 IDR, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.

Monster Kolong Kusam, Belinyu Bangka

Sore ini diajak teman ke kolong Kusam, kolong bekas tambang timah di Belinyu-Bangka, katanya mau lihat orang kasih makan buaya.
Penasaran mau lihat buaya di alam bebas, apalagi katanya ini buaya lumayan besar, hampir 3 meter.
Dengan sepeda motor, kami berangkat ke sana, hanya sekitar 2 km dari pusat kota. Sampai di sana sudah banyak orang yang tunggu kemunculan buaya.
Sekitar 20 menit sekali, buayanya muncul ke permukaan kolong, bukan mau "selfie" lho ya, tapi untuk bernafas tentunya.
Hampir setiap hari ada orang yang merelakan uangnya untuk beli 1 ekor bebek, sebagai umpan agar buaya itu bisa ditarik ke tepi kolong, sehingga bisa dilihat lebih jelas. Tapi tidak ada niat untuk menangkap buaya tsb, karena menurut anggapan orang setempat, selagi buaya tsb tidak mengganggu manusia, maka buaya tsb tidak boleh ditangkap.
Semakin sore, semakin banyak penonton yang sengaja datang untuk melihat atraksi ini. Apa sih bedanya dengan atraksi kasih makan buaya di kandang kebun binatang? Jelas beda donk, ini di alam liar lho, tentu saja lebih memancing adrenalin penonton, karena selain tidak ada sekat antara penonton dan buaya, juga kolongnya tidak ada tingkat seperti kolam, tapi menyerupai tepi pantai, yang artinya sewaktu-waktu, buaya bisa langsung menyambar ke tepi kolong.
Dari pada saya panjang lebar ceritanya, mending langsung dilihat saja videonya.



Bandara Unik dan Menyeramkan di Dunia


Jika bepergian dengan pesawat udara belum cukup menantang untuk Anda, mungkin Anda harus mengunjungi bandara di beberapa negara ini.
Pasalnya, bukan hanya jalurnya yang sulit untuk melakukan pendaratan, hanya beberapa pilot dengan kemampuan mumpuni yang bisa menaklukkan bandara-bandara tersebut. 
Apa saja? Berikut daftarnya: 
Paro Airport, Bhutan
Paro International Airport

Paro International Airport

Paro International Airport
Dilihat dari atas, Paro Airport merupakan bandara kecil yang sangat indah dengan latar belakang pegunungan Himalaya. Tapi, dibalik keindahannya, bandara ini menyimpan sejuta bahaya. Pilot harus menghapal jumlah lembah dan bukit yang mengurung bandara. Belum lagi besarnya dorongan angin yang terperangkap diantara bukit, membuat pilot sulit melakukan manuver. Tidak hanya itu, bandara tersebut juga sangat dekat dengan rumah penduduk. Jika pesawat terbang terlalu rendah, keselamatan warga di sekitar bandara bisa terancam. Dikabarkan, hanya terdapat 8 orang pilot yang berkompetensi mendaratkan pesawat di Paro Airport.
Sea Ice Runway, Antartika
Sea Ice Runway, Antartika

Sea Ice Runway, Antartika 

Sea Ice Runway, Antartika (Saat Musim Panas)
Seperti namanya, jalur pendaratan di bandara ini seluruhnya terbuat dari es, tanpa adanya tanah atau struktur beton padat untuk menopangnya. Tentu saja melakukan pendaratan di bandara terpencil ini sangat berisiko, terutama di musim panas saat jalur pendaratan menipis karena matahari. Karenanya, pesawat yang bisa mendarat di bandara ini punya kriteria khusus, terutama soal berat pesawat. Dikhawatirkan jalur pendaratan akan pecah dan pesawat langsung tenggelam ke lautan dingin di bawahnya.

Matekane Air Strip, Lesotho


Yang menjadikan bandara ini begitu berbahaya adalah jalur pendaratannya yang pendek, 1.300 kaki atau kurang dari 400 meter. Tentunya jalur pendek tersebut tidak memberi banyak ruang gerak bagi pilot untuk lepas landas atau bahkan melakukan pendaratan. Ketegangan tidak berhenti sampai disitu, saat mendarat, pilot harus bersiap menghadapi tebing setinggi 600 meter yang menghadang tepat di depan mata. 

Barra International Airport, Skotlandia
Barra International Airport

Barra International Airport

Barra International Airport
Bandara internasional di pulau kecil di kawasan Outer Hebrides, Skotlandia ini dianggap salah satu yang paling menantang di Eropa. Bandara ini begitu dekat dengan pantai dengan jalur pendaratan yang sangat pendek. Salah perhitungan, pilot bisa jadi mendaratkan pesawat di laut. 

Gibraltar Airport, Gibraltar
Gibraltar Airport


Gibraltar Airport
Gibraltar Airport
Jika bandara lain berada di pinggir tebing, bandara Gibraltar justru berada di sisi jalan raya. Ya, bandara ini sangat mudah diakses oleh para turis yang ingin mengabadikan pesawat lepas landas atau mendarat. Uniknya, bandara ini punya palang seperti palang kereta api, yang berfungsi menutup jalan dan melarang orang mendekat saat pesawat mendekat. 

Tioman Island Airport, Malaysia
Pesawat Berjaya Air Saat Akan Landing di Tioman Island Airport

Tioman Island Airport
Bandara ini dianggap sangat menantang sehingga pilot yang akan mendaratkan pesawatnya disana harus menerima pelatihan khusus. Pilot harus menguasai medan yang terdiri dari pegunungan dan mumpuni dalam mengendalikan pesawat untuk terbang lurus lalu berbelok 90 derajat untuk memasuki jalur pendaratan. Mirip seperti pelatihan pesawat tempur. 

Tenzing-Hillary Airport, Nepal
Tenzing-Hillary Airport, Nepal
Tenzing-Hillary Airport, Nepal
Tenzing-Hillary Airport, Nepal
Bandara ini termasuk yang paling sibuk di Nepal, namun bukan berarti keluar-masuk bandara adalah perkara mudah. Jalur pendaratannya berupa turunan yang bisa membuat pilot berpengalaman menahan napas, belum lagi bandara tersebut masih termasuk bandara tradisional dengan teknologi seadanya. Jika tantangannya belum cukup, cuaca bisa menjadikan pendaratan disana semakin ekstrim. Di malam hari, saat kabut tebal dari pegunungan Himalaya menyelimuti, bandara kekurangan lampu pemandu yang membuat pilot terkadang tergelincir saat mendaratkan pesawat.

Princess Juliana Airport, Kepulauan Karibia
Pesawat KLM Saat Hendak Landing di Princess Juliana Airport
 Landing di Princess Juliana Airport
Bandara ini terletak tepat di bibir pantai, bahkan tidak jauh dari lokasi wisata. Karenanya, pilot harus berhati-hati agar tidak terbang terlalu rendah dan malah mendarat di salah satu resort yang berbaris di dekat bandara.

Harga BlackBerry "Jakarta" di Indonesia

Gambar: PC Magazine
BlackBerry Z3 menjalankan sistem operasi BlackBerry OS 10.2.1
JAKARTA - Ponsel pintar BlackBerry Z3 atau yang sebelumnya dikenal dengan kode nama BlackBerry Jakarta, akan segera dipasarkan di Indonesia. Ponsel ini rencananya akan dijual seharga Rp 2,2 juta.

BlackBerry Indonesia nampaknya sedang menyiapkan pemesanan awal hingga acara peluncuran BlackBerry Z3. Kerja sama yang dilakukan itu antara lain dengan operator telekomunikasi untuk membundel produk itu dengan layanan seluler maupun data.

Seorang sumber terpercaya memberi bocoran informasi kepada KompasTekno, bahwa masa pemesanan atau pre-order BlackBerry Z3 akan dibuka mulai 28 April hingga 12 Mei 2014 dengan menggandeng operator telekomunikasi XL Axiata. Pada masa itu BlackBerry Z3 dijual seharga Rp 1.650.000 jika membeli dengan kartu kredit tertentu.


Setelah masa pre-order berakhir, konsumen yang telah memesan dapat mengambil BlackBerry Z3 di gerai XL Center, pusat perbelanjangaan Senayan City, Jakarta.

BlackBerry Z3 akan hadir dengan desain layar sentuh penuh berukuran 5 inci. Layar tersebut mendukung resolusi qHD (960 x 540 piksel).

Perangkat ini berjalan dengan sistem operasi BlackBerry 10.2.1 dan ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 400 1,2 GHz dual-core Cortex-A7, RAM 1,5 GB, serta memori internal berkapasitas 8 GB yang dapat diperluas dengan memori eksternal MicroSD.

Di bagian belakangnya terdapat kamera 5 megapiksel. Sementara itu, di bagian depan terdapat kamera 1,1 megapiksel. BlackBerry juga membenamkan fitur radio FM di ponsel ini.

BlackBerry Z3 merupakan ponsel pertama BlackBerry yang dirakit oleh pemanufaktur Foxconn, setelah pada 2013 lalu keduanya mengumumkan kemitraan untuk lima tahun ke depan.

Sumber: Kompas
Editor: Aditya Panji

Perbandingan Pesawat Kepresidenan RI dengan Negara Lain



SERAMBI INDONESIA / M ANSHAR
Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jett mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, 16 April 2014. Pesawat kepresidenan pertama milik Republik Indonesia tersebut melakukan percobaan penerbangan.

Pemerintah Indonesia baru saja mendatangkan satu pesawat kepresidenan yang dibeli dari Boeing seharga 89,6 juta dollar AS atau sekitar Rp 847 miliar.

Pesawat ini dicat berwarna biru muda pada punggung dan putih pada bagian lambung pesawat. Selain itu, tulisan "Republik Indonesia" dan logo Garuda terpasang di bagian depan pesawat.

Sejumlah pihak kurang puas dengan livery atau corak warna yang dipakai pada pesawat kepresidenan pertama untuk Indonesia ini. Selain dianggap punya desain yang kurang menarik, warna pesawat tersebut dinilai berbau politik.

Atas polemik ini, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengungkapkan, pemilihan warna biru pada pesawat kepresidenan RI lebih untuk keselamatan penerbangan karena warna tersebut sebagai bentuk penyamaran dari ancaman. Karena alasan keamanan, lanjutnya, maka pesawat itu diberikan warna biru, yang tidak dimiliki pesawat penerbangan komersial lain.
Negara-negara lain juga telah mengoperasikan pesawat kepresidenan sejak lama. Salah satu yang paling banyak dikenal masyarakat adalah milik Pemerintah Amerika Serikat. Pesawat yang lebih dikenal dengan sebutan Air Force One ini menggunakan jenis pesawat Boeing 747-400 dengan nomor seri 2800 dan 2900.

Pesawat kepresidenan RI juga menggunakan rancangan Boeing, yaitu varian 737-800 yang masuk dalam kelas Boeing Business Jet 2 (BBJ 2). Berbeda dengan varian 737-800 lainnya, BBJ2 memiliki kapasitas tanki bahan bakar yang lebih besar dan daya jelajah hingga 10.000 km.

Jenis pesawat apa yang dipakai oleh pesawat kepresidenan negara-negara lain dan seperti apa corak warnanya? Simak tujuh pesawat kepresidenan beberapa negara yang dirangkumKompasTekno dari berbagai sumber.

Australia
Wikimedia.com
Pesawat kepresidenan Australia
Pemerintah Australia memiliki dua Boeing 737 BBJ (registrasi A36-001 dan 002) dan tiga Challenger 604 untuk mendukung tugas gubernur jenderal, perdana menteri, dan kementerian luar negeri, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. Pesawat-pesawat tersebut dioperasikan oleh Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force).

Brasil
nycaviation.com
Pesawat kepresidenan Brazil
Brasil memiliki pesawat kepresidenan dari varian Airbus, lebih tepatnya A319 (VC-IA-2101). Pesawat tersebut memiliki dimensi yang lebih pendek dibanding varian A320 yang populer dipakai maskapai penerbangan di seluruh dunia, tetapi memiliki daya jelajah yang lebih jauh.

Pesawat tersebut diberi nama Santos-Dumont (dari Alberto Santos-Dumont, pionir penerbangan dari negara tersebut), dan menggunakan callsign FAB 001 (Brazilian Air Force One).

RRT
flightjournal.com
Pesawat kepresidenan Tiongkok
Pesawat kepresidenan RRT dilayani oleh maskapai nasional negara tersebut, yaitu Air China, sehingga tidak ada satu pesawat khusus. Namun, biasanya, untuk kunjungan jarak jauh, Air China menyediakan Boeing 747-nya sebagai pesawat kepresidenan.

Pada tahun 2000 lalu, Pemerntah RRT sebenarnya sudah memesan sebuah pesawat Boeing 767 (B767) untuk digunakan sebagai pesawat kepresidenan. Namun pada tahun 2000, dalam sebuah insiden, Pemerintah Tiongkok mengklaim menemukan 27 alat penyadap dalam interior pesawat tersebut, dan akhirnya membatalkannya. B767 pesanan Pemerintah RRT tersebut kini digunakan oleh maskapai AS, Delta Air Lines.

Jerman
spiegel.de
Pesawat kepresidenan Jerman
Pemerintah Jerman menggunakan Airbus seri A340-300 (registrasi 16+01) untuk menggantikan A300 (registrasi 10+22) sebagai pesawat kepresidenan. A340-300 tersebut telah dimodifikasi oleh Lufthansa Technik dengan konfigurasi VIP untuk penerbangan jarak menengah dan jauh.

Pesawat kepresidenan dengan registrasi 10+21 diberi nama (nosename) "Konrad Adenauer", nama kanselir Jerman (Barat) pertama. Sementara itu, 10+22 yang dipensiunkan pada 2011 memiliki nama "Theodor Heuss", Presiden pertama Jerman.
Selain dua pesawat tersebut, Angkatan Udara Jerman melalui Special Air Mission Wing Federal Ministry of Defence (Flugbereitschaft) juga mengoperasikan enam jet Challenger 601 (registrasi 12+01 hingga 12+06) dan tiga helikopter AS532 Cougar buatan Eurocopter untuk melayani kebutuhan transportasi Pemerintah Jerman, anggota parlemen, dan para menteri.

Jepang
Wikimedia.com
Pesawat kepresidenan Jepang
Pesawat kepresidenan Jepang dioperasikan oleh Japan Air Self-Defense Force yang terdiri dari dua Boeing 747-400 (registrasi 20-1101 dan 20-1102). Pesawat tersebut utamanya digunakan oleh perdana menteri Jepang, kaisar, permaisuri, dan anggota keluarga kerajaan Jepang. Pesawat ini memiliki nama resmi Seifu-Senyo-Ki atau Japanese Air Force One/Two.

Rusia
Wikimedia.org
Pesawat kepresidenan Rusia
Rusia menggunakan aset pesawat yang diproduksi oleh negaranya sendiri, Ilyushin II-96-300PU (registrasi RA-96016) sebagai pesawat kepresidenan. Pesawat tersebut di bawah kendali Russia State Transport Company.

Salah satu dari pesawat kepresidenan Rusia tersebut dimodifikasi di bagian interior sebagai sarana transportasi VIP pada tahun 2001 lalu. Pengerjaannya dipercayakan kepada perusahaan Inggris. Interior Il-96 tersebut dilapisi dengan lantai marmer, dinding sutra, dan beberapa interiornya disepuh emas. Modifikasi ini menghabiskan dana hingga 17 juta dollar AS.

Amerika Serikat
Wikimedia.org
Pesawat kepresidenan AS
Pesawat kepresidenan Amerika Serikat mungkin menjadi ikon dalam hal pesawat kepresidenan. Semenjak tahun 1990, Pemerintah AS menggunakan dua Boeing 747-200B dengan registrasi 28000 dan 29000. Dalam jajaran Angkatan Udara AS, pesawat ini dikenal dengan nama VC-25A. Nama Air Force One baru digunakan saat presiden Amerika Serikat berada di dalamnya.
Sumber: Kompas

Promo Jakarta-Sydney PP Pakai Qantas Cuma US$ 635



Qantas

Qantas meluncurkan paket penawaran perjalanan tiga minggu dari Jakarta ke Sydney. Penawaran ini untuk memberi kesempatan wisatawan asal Indonesia menjelajah salah satu kota paling terkenal di dunia dengan atraksi serta pesona alamnya yang indah itu.
Harga tiket yang ditawarkan pulang-pergi dari Jakarta ke Sydney mulai harga 635 dollar AS (sekitar Rp 7,2 juta) untuk kelas ekonomi. Harga tersebut sudah termasuk santapan premium dalam pesawat, beragam hiburan di kabin yang bisa dipilih dan kapasitas bagasi hingga 30 kilogram untuk kelas ekonomi tanpa batasan jumlah barang.



Manajer Qantas untuk Indonesia, Simon Smith mengatakan maskapainya telah bekerja sama dengan Biro Pariwisata negara bagian New South Wales. Destination New South Wales yang telah menyediakan penawaran menarik bagi para wisatawan selama berada di Sydney.
“Ini kesempatan yang luar biasa bagi wisatawan Indonesia untuk menikmati pelayanan terbaik Qantas selama musim liburan tahun ini. Di mana mereka bisa mengunjungi tempat wisata yang terkenal sepertiSydney Opera House yang ikonik sampai keindahan alam di kawasan sekitar Sydney seperti melihat kawanan lumba-lumba di Port Stephens,” ujar Smith.
Promosi ini juga bertepatan dengan penyelenggaraan Festival Vivid Sydney. Festival ini merupakan Festival Pariwisata Terbaik di Australia dan akan berlangsung pada 23 Mei hingga 9 Juni 2014.

Harga tiket spesial tersedia di situs resmi Qantas atau bisa dipesan melalui agen perjalanan setempat. Periode pemesanan sudah dibuka dari sekarang sampai tanggal 9 Mei 2014.
Periode perjalanan untuk tiket pulang-pergi tersedia mulai dari harga 635 dollar AS untuk periode penerbangan 1-31 Mei 2014 dan 11-31 Agustus 2014. Tiket mulai dari harga 665 dollar AS untuk periode penerbangan 17-30 April 2014, 1-17 Juli 2014, dan 1 September-8 Desember 2014.

Editor: fajar anjungroso
Sumber: Kompas.com 

Google Glass Mulai Dijual Bebas, Harganya?


Google Glass untuk pemakai kacamata normal.

Para pencinta gadget di Negeri Paman Sam tak lama lagi akan bisa mencicipi kemampuan kacamata pintar Google Glass. Perangkat tersebut rencananya akan dijual bebas untuk semua kalangan pada 15 April mendatang, tetapi hanya satu hari itu.

Selama ini Google Glass hanya bisa didapatkan oleh mereka yang berpartisipasi dalam program Glass Explorer, di mana pemiliknya sekaligus berperan sebagai penguji perangkat yang masih berstatus beta itu.

Nah, pada penjualan bebas di AS nanti, siapa pun bisa membeli Google Glass dengan merogoh kocek sebesar 1.500 dollar AS atau sekitar Rp 17 juta. Banderol tersebut sama dengan harga Google Glass yang ditawarkan untuk para peserta Glass Explorer.

Di samping perangkat kacamata pintar itu, para pembeli nantinya juga akan mendapat bonus berupa lensa kacamata hitam atau frame kacamata untuk para pengguna yang perlu mengenakan kacamata sungguhan (prescription glass).

Dalam sebuah posting blog, Google mengatakan bahwa penjualan bebas Glass tadinya baru akan diumumkan minggu depan. Tetapi, sebuah bocoran dokumen internal yang dipublikasikan oleh The Verge tampaknya telah "membuka kartu" raksasa internet tersebut sehingga terpaksa mengumumkan lebih awal.



Google pertama kali membuka pre-order untuk Google Glass pada konferensi Google I/O tahun 2012 lalu. Kala itu sebanyak 2.000 pesanan diterima. Sebanyak 8.000 pesanan tambahan datang menyusul pada tahun yang sama setelah Google menyelenggarakan program #ifihadglass.

Mengapa Google Glass dijual bebas pada 15 April? Salah satu kemungkinan adalah Google ingin menghabiskan stok lama untuk bersiap menyambut versi final perangkat tersebut yang kabarnya akan siap dilepas ke publik pada tahun ini.
Sumber: The Verge
Editor: Reza Wahyudi

Pesawat Kepresidenan RI Bisa Deteksi Peluru Kendali

JAKARTA, Pesawat kepresidenan Boeing Business Jet 2 seri 737-800 didesain untuk tingkat keamanan tinggi yang diperuntukkan bagi kepala negara yang menumpang pesawat tersebut. Salah satunya yakni dapat mendeteksi ancaman dari peluru kendali.

Pesawat kepresidenan Republik Indonesia tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2014). Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 ini dibeli dengan harga 91,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 820 miliar dan memiliki fasilitas 2 VVIP Class (State Room), 4 VVIP Class Meeting Room, 12 Executive Area, serta 44 Staff Area. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
"Kemungkinan ancaman peluru kendali, tadi sudah didemonstrasikan kepada kita bagaimana sensor secara otomatis memberikan warning dan bagaimana langkah-langkah yang dilakukan pesawat apabila itu terjadi," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi kepada wartawan, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2014). 

Namun, dirinya tidak menjelaskan secara rinci soal langkah selanjutnya terhadap keselamatan pesawat atas ancaman itu. Merujuk pada pemberitaan Kompas.com, Indonesia menggelontorkan  4,5 juta dollar AS untuk biaya pemasangan sistem keamanannya saja.



Sudi juga menyatakan, pesawat tersebut aman untuk difungsikan dan melayani tugas konstitusional presiden RI. "Dari aspek sekuriti memang tidak dimiliki pesawat biasa," ujar Sudi.

Sebelumnya, pesawat kepresidenan tersebut tiba di Jakarta dalam acara serah terima di Base Ops, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat setelah melakukan perjalanan selama empat hari.


Sumber

Banyak Pihak yang Tidak Suka Corak Warna Kepresidenan RI

JAKARTA, -- Sejumlah pihak kurang puas dengan livery atau corak warna yang dipakai oleh pesawat kepresidenan Boeing 737-800NG. Lantas, berapa harga jika ingin mengubah livery tersebut?

GM Corporate Communication Garuda Maintenance Facility (GMF) Mochamad Aviv mengungkapkan, harga pengecatan pesawat tergantung pada coraknya. Biasanya, harga yang dipatok berdasarkan paket dan tidak dihitung per meter persegi.


Pesawat Baru untuk Presiden RI
“Untuk harga lama pengecatan bodi pesawat untuk family Boeing 737 antara 40.000 dollar AS hingga 60.000 dollar AS. Tapi untuk sekarang, tentu ada penyesuaian harga,” ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (10/4/2014).

GMF merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk yang menyediakan jasa perawatan pesawat. Perusahaan tersebut juga menjual paket jasa pengecatan pesawat.

Sebelumnya, ramai di jejaring sosial, corak warna pesawat kepresidenan 737-800 dinilai kurang memuaskan. Ada yang menyebut pesawat kepresidenan Indonesia mirip dengan liveryKorean Airlines. Bahkan ada yang menyatakan warna tersebut berbau politik.


Atas polemik ini, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengungkapkan, pemilihan warna biru pada pesawat kepresidenan RI yang dibuat Boeing Company bukan pesanan dari pihak mana pun. Warna biru tersebut juga bukan merupakan pesanan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jadi, mengapa memilih warna biru?

Sudi menjawab, dalam keselamatan penerbangan, warna biru sebagai bentuk penyamaran dari ancaman. Karena alasan keamanan, lanjutnya, maka pesawat itu diberikan warna biru, yang tidak dimiliki pesawat penerbangan komersial lain.

Sumber

Sekilas Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia


Jakarta – Pesawat kepresidenan Republik Indonesia yang dibeli dari Boeing akhirnya mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.00 WIB, Kamis 10 April 2014.

Pesawat jenis 737-800 Boeing Business Jet 2 ini sampai ke Indonesia setelah melalui empat hari uji coba penerbangan. Pada 7 April 2014, pesawat diterbangkan dari Delaware, Amerika Serikat, menuju Wellington, Selandia Baru. Kemudian,penerbangan dilanjutkan dari Wellington menuju Sacramento, California, AS.
Perwira TNI-AU berfoto didepan pesawat kepresidenan RI
yang baru di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
Kamis (10/4/2014). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Selanjutnya pada 8 April 2014, pesawat diterbangkan lagi dari Sacramento ke Honolulu, Hawaii, AS. Pada 9 April 2014, pesawat kembali diterbangkan dari Honolulu ke Guam di barat Samudera Pasifik.
Selanjutnya pada 10 April 2014, barulah pesawat diterbangkan dari Guam pukul 03.30 waktu setempat menuju Halim Perdanakusuma, Jakarta. Perjalanan dari Guam ke Indonesia menghabiskan waktu 6 jam 30 menit.

Dalam penerbangan itu, pesawat kepresidenan dikemudikan oleh pilot dan kopilot dari Boeing, Kapten David dan Kapten Jean. Tiga anggota TNI Angkatan Udara juga ikut dalam penerbangantersebut, yakni Letkol (Pnb) Firman Wirayuda, Letkol (Pnb) Ali Gusman, dan Peltu Suminardi.


Pesawat kepresidenan RI itu berwarna biru putih dengan garis merah putih tepat di tengah pesawat. Di bagian ekor pesawat ada lambang bendera Merah Putih, di samping pesawat ada lambang Burung Garuda, dan di bagian kepala pesawat ada tulisan Republik Indonesia.

Pesawat yang mulai dibuat pada 2011 itu memiliki panjang sayap 30,7 meter dengan tinggi 13,5 meter dan panjang 38 meter. Pesawat tersebut memiliki kecepatan maksimal 871 kilometer per jam, dengan jarak tempuh maksimal 10.334 kilometer. Dengan kapasitas penuh berpenumpang sekitar 50 orang, jarak tempuh terjauhnya turun menjadi 8.630 kilometer.



Pesawat dengan interior mewah itu dilengkapi 2 VVIP ruang rapat, 12 area eksekutif, dan 44 area staf. Konfigurasi interior telah disesuaikan dengan kebutuhan Presiden RI. Pesawat itu dibeli pemerintah RI seharga US$91,2 juta atau sekitar Rp820 miliar. (art)

Sumber

Sehebat Apa Pesawat Kepresidenan RI yang Tiba Hari Ini

Pesawat kepresidenan Republik Indonesia yang dibeli dai Boeing seri 737-800 BBJ II akhirnya mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Jakarta-Pesawat kepresidenan Republik Indonesia yang dipesan pemerintah dari Boeing tiba di tanah air hari ini, Kamis 10 April 2014 –enam bulan sebelum pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhyono berakhir. ‘Air Force One’ RI itu mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pesawat RI 1 jenis Boeing Bussiness Jet 2 Green Aircraft (BBJ2) tersebut dibeli Indonesia seharga US$91,2 juta atau sekitar Rp820 miliar, dengan rincian US$58,6 juta untuk badan pesawat, US$27 juta untuk interior kabin, US$4,5 juta untuk sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.

Pemerintah memutuskan untuk membeli pesawat kepresidenan demi efisiensi anggaran, sebab menyewa pesawat dari maskapai Garuda Indonesia ongkosnya lebih mahal. Pembelian pesawat kepresidenan disetujui DPR dan telah dikonsultasikan dengan ahli pesawat.

RI memilih BBJ2 sebagai pesawat kepresidenan karena dua alasan. Pertama, dari segi operasional, para pilot di dalam negeri, termasuk pilot TNI AU, lebih mengenal pesawat jenis Boeing. Kedua, dari segi perawatan, Indonesia lebih siap dan mampu merawat Boeing ketimbang pesawat merek lain. Ini karena Boeing telah banyak digunakan untuk penerbangan VVIP berbagai negara di dunia.

Spesifikasi pesawat kepresidenan RI adalah mampu terbang jauh sekitar 10-12 jam, mampu mendarat di bandara kecil, bisa memuat rombongan presiden hingga 70 orang, memiliki peralatan navigasi, komunikasi, cabin insulation, dan in-flight entertainment khusus.


Dikutip dari Boeing.com, pesawat BBJ2 yang memiliki konfigurasi dan interior mewah didesain untuk keperluan VIP. Di dalamnya ada ruang tidur utama, toilet dilengkapi shower, ruang konferensi, ruang makan, dan ruang tamu.

Untuk eksteriornya, BBJ2 memiliki panjang sekitar 39,5 meter dengan panjang sayap 35,8 meter, tinggi ekor 12,5 meter dengan diameter 3,37 meter. Sementara untuk interiornya, BBJ2 memiliki panjang 29,97 meter dengan tinggi 2,16 meter dan lebar 3,53 meter.

Dengan daya tampung 39.539 liter bahan bakar, BBJ2 dapat terbang maksimal sejauh 10.334 kilometer. Namun jika pesawat terisi jumlah penumpang maksimal, maka jarak tempuhnya 8.630 kilometer. Jarak tempuh itu bisa dilalui dengan kecepatan maksimal 871 kilometer per jam.

Sumber

Dibeli Seharga Rp 840 M, Pesawat RI 1 Diklaim Hemat Anggaran Rp 114 M/Tahun

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews


Pesawat kepresidenan Republik Indonesia yang dibeli dai Boeing seri 737-800 BBJ II akhirnya mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Jakarta - Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia sengaja dibeli sebagai program penghematan. Meski harganya mahal, namun bila dibandingkan dengan biaya sewa, ada selisih cukup jauh yang bisa disisihkan untuk kas negara.

"Hadirnya pesawat ini akan lebih mengefektifkan perjalanan dinas presiden, terutama perjalanan yang memerlukan pesawat terbang. Dengan hadir pesawat seperti ada penghematan yang telah kita hitung sebanyak Rp 114,2 miliar/tahun untuk di tahun mendatang," kata Mensesneg Sudi Silalahi.




Hal tersebut dia sampaikan usai memimpin acara serah terima pesawat kepresidenan RI di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2014).

Menurut Sudi, pesawat berjenis Boeing Bus Jet 2 (BBJ2) dibeli dengan anggaran pemerintah seharga Rp 840 miliar. Pembayaran dilakukan sejak empat tahun lalu.

Besarnya anggaran tersebut dikarenakan termasuk biaya fabrikasi interior dan modifikasi keamanan. "Proses pemilihan melalui tender ketat, cermat, dan teliti di mana kita memilih pabrikan Boeing dibanding Airbus. Proses fabrifikasi dan modifikasi pesawat terbang berlangsung selama hampir 5 tahun," tambahnya.



Selama ini, presiden selalu menyewa pesawat Garuda Indonesia ketika bepergian. Khusus untuk SBY, sering menyewa pesawat jenis 737-800 NG untuk penerbangan domestik. Sedangkan untuk jarak jauh atau internasional menggunakan pesawat pabrikan Airbus jenis A330.

Sumber

Do the Best

"Perbuatan baik kadang membutuhkan konsekuensi yang cukup besar. Jika Anda memutuskan untuk melakukannya, jangan pernah sesali hal itu di kemudian hari."