Showing posts with label Ha Long Bay. Show all posts
Showing posts with label Ha Long Bay. Show all posts

Welcome to Hanoi

Day 10 : 9 Oktober 2015

Kurang dari jam 8 pagi, bus kami tiba di kantor Sinh Tourist Hanoi. Dari sana, kami berjalan kaki mencari Green Street Hotel yang sudah kami booked sehari sebelumnya via HQ, harga tentu lebih murah karena voucher diskonnya. Sengaja kami cari yang tidak terlalu jauh dari kantor Sinh Tourist Hanoi, dan beruntungnya juga terletak di kawasan backpackers yang ramai.


Green Street Hotel, 21 Ma May, Hang Buom

Fasilitas GPS dari Google Maps cukup memudahkan kami menemukan hotel yang sudah kami booked, walaupun tanpa koneksi internet. Hanya saja, sebelumnya kami sudah meloading area tersebut pada map saat ada koneksi internet di hotel sebelumnya, jadi kita tinggal mengikuti dot biru di map.


Green Street Hotel, 21 Ma May, Hang Buom
Green Street Hotel terletak di 21 Ma May, Hang Buom, Hoan Kiem Distrik yang sangat ramai, salah satu walking street di Hanoi, di mana semua mobil dan motor dilarang masuk saat sore menjelang malam. Jalanan di sana memang agak sempit, sehingga terkesan crowded. Gerimis mengiringi check in kami di hotel, tapi berhubung masih pagi, kamar kami masih belum siap, jadi kami di antar ke dormitory untuk meletakkan barang kami dan mandi.

Hujan yang semakin deras mengurungkan niat kami untuk keluar, hingga pukul 12.00 saat kamar kami sudah siap, dan kami diantar ke sana. Sampai di kamar, kami hanya beristirahat, sementara teman saya keluar sendiri dan mencari May, turis asal China yang kami kenal di bus sewaktu perjalanan dari Hue ke Hanoi tadi malam.




Setelah hujan agak reda sekitar jam 3 sore, kami keluar dengan niat berjalan ke Ho Chi Minh Mausoleum yang berjarak sekitar 2,7 km dari hotel. Tapi kami diberitahukan oleh pihak hotel, bahwa tempat tersebut tutup dikarenakan jasad Bapak Vietnam, Ho Chi Minh sedang diperbaiki di Rusia. Terdengar cukup aneh, baru kali ini saya mendengar reparasi mayat. Sebenarnya banyak tempat yang bisa di kunjungi di dekat Mausoleum, seperti One Pillar Pagoda, Ho Chi Minh Museum, dan Temple of Literature. Tapi berhubung hari semakin sore, kami putuskan setelah pulang dari Ha Long Bay saya baru kami ke sana.

Dan ternyata rencana kami mengunjungi Ho Chi Minh Mausoleum tidak berjalan lancar, mengingat akhirnya kejadian cuaca buruk membuat kami stay lebih lama di Ha Long City (baca: Day 11). Dalam hati, saya bilang kepada diri sendiri, saya harus kembali ke Hanoi. Tidak tahu kapan, tapi saya akan merencanakan kembali ke Hanoi.


Ngoc Son Temple di tengah Hoan Kiem Lake
Jadi sepanjang sisa hari ini kami hanya berjalan mengelilingi  Hoan Kiem Lake. Danau yang indah, dengan jembatan merah yang menghubungkan Ngoc Son Temple di utara danau, dan sebuah pulau kecil di selatan danau dengan hanya sebuah bangunan kuno yang dikenal dengan Thap Rua atau Turtle Tower. Untuk masuk ke Ngoc Son Temple dikenakan tiket masuk sebesar 30.000 VND untuk umum dan 15.000 VND untuk pelajar.


Hoan Kiem Lake dengan latar Thap Rua (Turtle Tower)
Haon Kiem Lake waktu malam dengan latar jembatan ke Ngoc Son Temple
Di pinggiran danau ada stand electric car yang disewakan buat wisatawan, hanya sayangnya mereka menyewakan per mobil, tidak per orang. Satu mobil bisa untuk 7-8 orang. Dengan waktu 35 menit tanpa berhenti, atau 1 jam dengan kisaran harga 200.000-300.00 VND atau 300.000-400.000 VND, saya agak lupa, soalnya tidak terlalu berminat karena kami hanya berdua.


GR Ichikashi Brass Band di Vuon Hoa Ly Thai To
Malamnya kami cukup terhibur menikmati Ichikashi Brass Band di Vuon Hoa Ly Thai To (Taman Ly Thai To) yang terletak di seberang jalan sebelah timur Hoan Kiem Lake. Padahal sebelumnya kami berniat menonton Thang Long Puppet Show. Tapi berhubung pertunjukan ini gratis dalam rangka memperingati 61 tahun năm Ngày giải phóng Thủ đô yang tidak setiap hari ada, acara puppet show kami oper ke lain hari setelah pulang dari Ha Long Bay.

Setelah menonton Ichikashi Brass Band di Taman Ly Thai To, kami berkeliling di beberapa agen travel mencari paket  Ha Long Bay untuk keberangkatan besok. Kami dapat paket Ha Long Bay 2D 1N Tour di Ocean Sun Tour seharga 75 USD/pax. Lumayan murah dibanding tempat lain. Di Mr.Linh's Adventure seharga 80 USD, cruise yang sama, yaitu Ha Long Dugong Sail. Sedangkan di Premier Travel kami ditawari 95 USD/pax dengan cruise yang berbeda. Rute dan acara serta jadwal makannya sama.

Menurut penuturan HIEN, pemilik sekaligus pengelola Ocean Sun Tour, memilih paket tour ke Ha Long Bay harus ekstra hati-hati. Ada harga yang murah sekitar 39 USD, tapi banyak kekurangannya, seperti tidak termasuk antar jemput dari dan ke Ha Long, makanan yang ala kadarnya, serta tujuan-tujuan yang dikurangi.



Harga paket juga tergantung cruise/boat yang dipakai. Ada yang bintang 1, 1 setengah, 2, 3 dan seterusnya. Minimal untuk 2D 1N Ha Long Bay Tour kita harus ambil yang bintang 2 dan yang di atasnya. Karena di bawah itu tempat tour banyak yang tidak didatangi, rute cruise/boat lebih pendek dari yang semestinya, dan juga pelayanan on board yang tidak memuaskan.



Tempat wisata di Hanoi :

1. Ho Chi Minh Mausoleum, termasuk di dalamnya Ho Chi Minh Museum dan One Pillar Pagoda.

2. Temple of Literature, sekitar 1 km selatan HCM Mausoleum.

3. Hoan Kiem Lake, danau di tengah kota yang sangat ramai dikunjungi. Termasuk Ngoc Son Temple dan Turtle Tower di tengah danau.

3. West Lake, yang merupakan danau terbesar di Hanoi, termasuk di sana ada chua Tran Quoc (Tran Quoc Pagoda) dan Den Quan Thanh (Quan Thanh Temple)

4. Hanoi Opera House yang terletak tidak jauh dari sebelah tenggara Hoan Kiem Lake, di dekatnya ada 2 museum (no.8 & 9)

5. St. Joseph Cathedral yang terletak di sebelah barat Hoan Kiem Lake.

6. Vietnam Military History Museum, terletak di tenggara Ho Chi Minh Mausoleum

7. Vietnam Museum of Ethnology, terletak sekitar 4,5 km sebelah barat Ho Chi Minh Mausoleum

8. Museum Of Vietnamese Revolution, 216 Trần Quang Khải, Tràng Tiền, Hoàn Kiếm

9. National Museum of Vietnamese History, hanya berjarak 190 meter dari Museum of Vietnamese Revolution dan dekat Hanoi Opera House

10. Keangnam Hanoi Landmark Tower, berjarak sekitar 8,5 km dari Hoan Kiem Lake, merupakan gedung tertinggi di Hanoi dengan biaya masuk 180.000VND



Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 200.000 VND, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya di link yang saya tautkan di atas.


<<< Prev : Day 9                  Next >>> Day 11 : Hanoi menuju Ha Long City




Hanoi menuju Ha Long Without Bay

Day 11 : 10 Oktober 2015

Setelah sarapan di hotel, kami menanti bus ke Ha Long dengan gelisah, karena hujan dari sejak dini hari tadi belum berhenti juga, sehingga jemputan juga menjadi terlambat. Setelah menanti sekitar 1 jam, bus akhirnya tiba. 

Perjalanan dari Hanoi ke Ha Long sekitar 4 jam dengan jarak tempuh sekitar 180 km di bawah guyuran hujan yang tak kunjung berhenti. Ketika kami hampir sampai di Ha Long, kami diberitahukan kabar buruk oleh tour guide kami, Linda.

Ha Long Bay 2 day 1 night tour terpaksa harus dibatalkan akibat cuaca buruk. Hujan sudah reda, hanya sedikit gerimis kecil saja, tetapi dari pihak BMKG sana memberitahukan akan ada badai pada malam hari sehingga semua cruise tidak berani mengambil resiko menginap di laut.

Dengan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, Linda menghubungi semua peserta 2D 1N tour dan memberikan 2 pilihan. Sedangkan yang ikut 1D tour tetap berjalan sesuai jadwal karena memang tidak ada acara overnight di laut.

Pilihan pertama, kami dialihkan ke 1 day tour, dan sorenya kembali ke Hanoi, biaya akan dikembalikan setelah dipotong biaya 1 day tour oleh pihak agen tour di mana kami membeli paket tour.
Kedua, kami menginap di Ha Long City dengan biaya hotel dari kami, dan akan diikutkan pada acara 2D 1N tour pada keesokkan harinya, dengan prakiraan cuaca yang lebih bersahabat.

Menimbang kami belum booking hotel untuk besok, maka kami putuskan memilih opsi kedua. Dan Linda, sesampainya di Bai Chay Tourist Wharf (dermaga untuk keberangkatan cruise/boat) membantu kami mencarikan hotel. 

Hotel yang ditawarkan kepada kami tepat berada di seberang Bai Chay Tourist Wharf adalah BMC Thang Long Ha Long Hotel dengan harga go show 500.000 VND. Berhubung teman saya cuma sendiri dan tidak ada single room, kami menghubungi Linda untuk mencari hotel lain. Linda berbaik hati meminta koneksi wifi hotel agar kami dapat mencari hotel lain.


Viet Nhat Hotel
Kami menemukan hotel dengan harga yang murah dan review yang cukup bagus di Viet Nhat Hotel. Hanya dengan harga 240.000VND untuk double bed dan 220.000VND untuk twin bed, exclude breakfast. Jika ingin breakfast harus menambah 2 USD/orang.


Viet Nhat Hotel
Dari sana, kami dicarikan taksi oleh Linda, dan memberitahu sopir taksi agar mengantar kami ke hotel. Linda mengatakan untuk tidak mengkhawatirkan biaya taksi, karena mereka akan mengganti biaya taksi kami. So sweet.  
Jarak dari Bai Chay Tourist Wharf ke hotel kami sekitar 3,2km dan argo taksipun tidak sampai 45.000VND.

Linda memberikan nomor handphonenya kepada kami sembari berpesan agar saat check out dari hotel, minta tolong resepsionis untuk menelpon dia, karena kami akan dijemput di hotel keesokkan harinya untuk 2D 1N Ha Long Bay tour (yang mana keesokkan harinya, kami disuruh naik taksi, dan biaya taksi dibayar oleh yang menunggu kami).


Ha Long City

Setelah check in di hotel, kami beristirahat sejenak sebelum memutuskan untuk berjalan sekeliling Ha Long City. Cuaca mendung dan hembusan angin sehabis hujan memang cukup dingin. Sarana dan prasarana di Halong City terus dibangun. Di sekitar hotel kami banyak komplek ruko yang berfungsi sebagai hotel maupun hostel. Jalanan disana berkelok-kelok karena topografi di sana memang berbukit-bukit.


Atas: Theme Park dalam tahap pembangunan
Bawah: Jalan Vuon Dao, Ha Long City
Sebuah theme park sedang dibangun di sepanjang jalan Ha Long di tepi pantai. Demikian juga sebuah tower yang menjulang tinggi sedang dalam tahap pembangunan. Kotanya sendiri sebenarnya tidak terlalu ramai, tapi hilir mudik turis yang ke Ha Long Bay memberikan manfaat tersendiri yang sangat besar.

Makanan di sanapun seharusnya cukup murah, hanya saja saat tahu kami bukan orang lokal atau Vietnamese, mereka pada dasarnya lebih suka menaikkan harga seenak perutnya. Kami berjalan mengelilingi sepanjang jalan tepi pantai yang di tutupi pembatas proyek theme park di sana. Dengan jalan memutar melihati jalan yang berkelok-kelok dan berbukit sampai tiba kembali ke hotel.

Malamnya saya dan Santo Lim, travelmate saya kembali melihat-lihat suasana Ha Long City. Istri saya memutuskan untuk beristirahat di kamar hotel. Jalanan sangat sepi, padahal pedagang seafood cukup ramai di pinggir jalan. Dagangan mereka ditata di atas gerobak dan hanya pada malam hari saja. 

Kami sempat singgah ke salah satu pedagang, seorang gadis cantik dan ibunya saja yang menunggu dagangan mereka. Kami memesan 2 botol Bia Hanoi, bir lokal khas daerah utara Vietnam untuk menghangatkan badan dari cuaca yang  cukup dingin. Saya kira ada sekitar 1 jam kami duduk di sana, tapi tidak menemukan seorangpun yang mampir dan membeli dagangan mereka, termasuk juga pedagang yang lain. Sangat sepi.

Kembali ke kamar hotel, selimut kami tarik dalam-dalam untuk menutupi badan yang menggigil.

Tips: Sebaiknya cari bus dari Hanoi ke Ha Long City dan belilah tiket kapal untuk mengeksplor Ha Long Bay dengan harga yang jauh lebih hemat. Ataupun jika kita merasa repot, banyak agen travel lokal di Ha Long City yang menjual paket tour. Tidak ada salahnya menginap 1 atau 2 malam karena suasana di sana cukup sepi di banding Hanoi. Saya suka suasananya.



Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 200.000 VND, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya di link yang saya tautkan di atas.



<<< Prev : Day 10         Next >>> Day 12 : Ha Long City & Ha Long Bay Tour

Ha Long City & Ha Long Bay Tour

Day 12 : 11 Oktober 2015

Suasana pagi hari di Ha Long City sangat sejuk di awal musim dingin. Tanpa menyalakan AC di kamar hotelpun sudah lebih dari cukup, bahkan kita harus menutup jendela balkon, karena anginnya cukup menusuk sampai ubun-ubun.


Ha Long City
Karena  kamar yang kami pesan tidak include sarapan (sarapan harus pesan minimal malam sebelumnya dengan harga 2 USD / pax), maka kami berjalan sekitar hotel yang tidak terlalu jauh dari pasar Vuon Dao. Harga aneka roti, kue, tart cukup murah di area ruko dekat pasar (10.000-20.000 VND).

Ha Long City merupakan daerah yang cukup berkembang pesat, pasarnya sangat ramai dan dipenuhi berbagai jenis jualan, dari aneka bunga segar sampai berbagai jenis ikan laut dan berbagai seafood yang masih hidup.

Setelah puas berkeliling kami kembali ke hotel, jalannya yang naik turun cukup melelahkan kami di pagi ini. Cuacapun mulai menghangat seiring dengan mentari yang semakin tinggi.

Setelah berkemas dan mandi, kami check out dari hotel yang punya nilai 8.1/10 dari Booking.com dan meminta tolong resepsionis (putri pemilik hotel) untuk menelpon taksi dan mengantar kami Bai Chay Tourist Wharf. Sampai di sana, kami dijemput dan biaya taksi kami (sekitar 45.000 VND) dibayar oleh pihak tour karena kasus batalnya tour kami kemarin akibat cuaca buruk. Mantap.

Linda, tour guide yang seharusnya menemani kami ke Ha Long Bay kemarin di ganti oleh Benny, orangnya sangat baik dan ramah. Bahasa Inggris Benny tergolong sangat fasih, dan selalu menjawab pertanyaan kami dengan senyuman khasnya.


Kapal kecil yang mengantar kami ke cruise
Benny, berdiri di belakang
Sekitar pukul 1 siang, rombongan kami yang berasal dari berbagai negara (Taiwan, Kanada, Australia, Spanyol, Jerman) diajak naik ke kapal kecil untuk diantar ke cruise (Ha Long Dugong Sail) yang bersandar agak jauh dari dermaga. Tentunya tiket masuk sudah di beli oleh Benny, dan kami di tinggal naik saja. Perjalanan hanya sekitar 5 menit dan kami sampai di cruise yang akan mengantar kami sampai besok untuk keliling Ha Long Bay.

Kapal kecil yang kami naiki memang satu kesatuan dengan cruise. Karena sepanjang jalan, kapal kecil tersebut diikat di samping cruise, dan ditarik kemana saja cruise berlayar. Demikian juga cruise-cruise yang lain, masing-masing mempunyai kapal kecil yang ditarik di belakang maupun diikat di samping cruise.


Kamar di Ha Long Dugong Sail
Sesampainya di cruise, kami disuguhkan welcome drink saat check in, dan dibagi kunci kamar. Kamar kami terletak di dek 2 persis di belakang bar/restoran. Kamarnya luas dengan 2 ranjang besar untuk 4 orang, padahal kami cuma berdua.

Setelah meletakkan tas dan barang bawaan, kami kembali ke restoran karena makan siang kami sudah siap. Satu meja umumnya untuk 6 orang, tapi jumlah peserta di tour kali ini adalah 15 orang, jadi ada 1 meja 6 orang, 1 meja 5 orang, dan 1 meja lagi 4 orang.

Kami bertiga duduk di meja untuk 5 orang bersama dengan Mr & Mrs Frank dari NSW, Australia. Makanan disajikan, mulai dari appertizer berupa salad dan french fries, kemudian sop Asparagus, Onion Ring, Main Course berupa Spaghetti, Ikan (air tawar) dimasak ala Vietnamese, serta dessert yang tidak kalah menarik berupa buah-buahan segar.

Sebelum makanan dihidangkan (yang termasuk dalam paket tour) kita ditawari aneka minuman segar, berupa aneka jus, softdrink, cocktail, dan bir/wine. Ingat, semua minuman yang kita ambil, akan ditagihkan saat check out, Sebaiknya beli minuman / air mineral botolan sebelum naik ke kapal. Di Bai Chay Tourist Wharf banyak toko-toko yang menjual minuman. Usahakan jangan terlalu mencolok saat bawa ke cruise, agar tidak kena charge dari kru kapal, apalagi jika membawa wine/bir.


Insiden ketinggalan sandal di dalam kayak. Amazing Santo Lim. Lol
Setelah kenyang makan, kami diantar ke spot kayaking. Cruise kami berhenti dekat tempat kayak, dan kami pindah ke kapal kecil dan diantar ke base terapung dan dibantu naik ke kayak yang sudah di sediakan. Spot kami cukup menarik, mengitari batuan-batuan karst yang menjulang tinggi menaiki kayak. 

Ada 1 tempat yang bisa dituju dengan kayak, yaitu Monkey Lagoon. Laguna yang tercipta di antara pulau-pulau batuan karst, dan dihuni banyak monyet. Hanya saja kita harus membayar 100.000 VND/orang yang ditagihkan saat check out dari cruise. Jika kita tidak ingin masuk, kita bisa mengelilingi di sekitar sana, bahkan bisa turun sejenak dari kayak jika kita menemukan spot yang berpasir.


Han Sung Sot atau Surprising Cave di Ha Long Bay
Hari semakin sore, kami kembali ke cruise dan melanjutkan perjalanan kami ke Hang Sung Sot (Surprising Cave), gua alami yang terbentuk sejak dahulu kala. Dekat area masuk terpampang banner ukuran besar, dengan keterangan 7 keajaiban alam dunia baru. Ha Long Bay merupakan salah satunya. Sedangkan Indonesia diwakili Pulau Komodo.

Trek masuk ke gua Sung Sot tertata rapi. Menakjubkan, gua ini cukup besar dan disinari berbagai lampu warna-warni  yang menambah daya pikat gua ini. Ada satu gundukan yang menyerupai kura-kura dengan tempurung dan kepalanya. Kepala kura-kura tersebut sangat licin karena sering diusap pengunjung. Konon kata Benny, yang mengusap kepala kura-kura itu akan bahagia dan murah rejeki, di sekitarnya banyak terdapat koin-koin yang diletakkan pengunjung. Saya cukup mengusap koinnya saja. Hahaha.


View dari atas Sung Sot Cave, tampak belakang Monkey Lagoon
Keluar dari gua ini, kami sampai di tempat yang agak tinggi, menawarkan view yang menyejukkan mata. Dengan Monkey Lagoon di kejauhan.


Pemandangan dari luar gua Sung Sot
Kami turun melalui jalan lain, cruise kami sudah menunggu di sisi yang lain. Jadi kita tidak mengulang jalan yang sama. Pukul 17.00 kami kembali ke cruise dan meninggalkan Hang Sung Sot. Acara Sunset di dek atas terpaksa tidak bisa dinikmati karena cuaca berawan dan sedikit berkabut.

Setelah mandi, kami kembali naik ke atas dek sembari menunggu panggilan makan malam dari tour guide kami, Benny. Potongan buah segar tersedia diatas dek beserta wine masih tersedia di atas untuk acara menikmati sunset. Hanya wine ini yang termasuk minuman yang tersedia secara gratis (include dalam paket tour). Kebanyakan wine yang di sediakan merupakan rice wine khas Dalat.

Pukul 18:30 kami turun dan ikut acara cooking class. Menu yang diajarkan kepada kami adalah cara membuat springroll khas Vietnam. Bahan utamanya adalah rice paper, kertas pembungkus adonan yang terbuat dari beras. Adonannya adalah, daging cincang, wortel yang dicincang halus, bihun, jamur kuping, dan penyedap rasa secukupnya kemudian diaduk rata menggunakan telor ayam. Dibungkus terus digoreng. Sederhana saja.


Bersama peserta tour
Semua peserta diajak untuk membuat springroll, jadi kita turut serta menyiapkan salah satu menu makan malam kita. Setelah itu kami duduk manis dan menunggu makan malam kami di sediakan seperti halnya fine dining siang tadi. Lauknya sangat lengkap dan bervariasi, disajikan satu persatu hingga kami kekenyangan.

Setelah kenyang, acara dilanjutkan dengan memancing cumi. Saya sendiri harus berkutat dengan urusan booking tiket pesawat Hanoi tujuan Don Muang, Bangkok. Acara kami dari Hanoi ke Vientiene, Laos dan menyeberang ke Udon Thani, Thailand harus dilupakan mengingat waktu tidak mencukupi. Otomatis 1 lagi tiket kami dari Udon Thani ke Don Muang, hangus.

Untung saja Benny berbaik hati memberikan koneksi internet melalui hotspot smartphonenya kepada kami. Tiket sudah di tangan, Airasia rute Hanoi-Don Muang harus kami tebus dengan harga hampir Rp1.200.000/pax.

Saat saya turun ke tempat pemancingan cumi di dek 1, semua sudah menyerah. Dan kayaknya memang tidak ada harapan sedikitpun mendapatkan cumi. Hanya seperti acara hiburan saja. Demikian juga dari berbagai pengalaman sebelum saya. Semua ada acara memancing cumi, dan semua hasilnya nihil. Hahaha. Tapi lumayanlah, saat pancing diturunkan, setidaknya kami sudah berstatus pemancing internasional.

Tips: 

1. Bagi yang ingin menikmati minuman di bar yang harganya cukup mahal (sekitar 50.000-100.000 VND per gelas), cari waktu di happy hour yang biasanya berlangsung dari acara makan malam sampai pukul 20.00 atau lebih, tergantung kebijakan kru kapal. Harga yang ditawarkan cukup murah, dengan diskon 50% atau promo buy 1 get 1 free.
Atau bisa juga beli minuman yang ditawarkan oleh pedagang asongan yang naik kapal kecil, biasanya mereka akan menghampiri saat kita naik ke kapal kecil untuk tujuan kayaking.

2. Jika ingin menghemat biaya, kita bisa naik bus dari Hanoi Ke Ha Long City sekitar 100.000-150.000 VND, kemudian langsung beli tiket cruise di Bai Chay Tourist Wharf. Tersedia berbagai pilihan harga.
Atas: Loket penjualan tiket kapal
Bawah: Tabel harga berbagai tujuan
Rute1: Durasi 4 jam, harga 100.000 VND/orang
Bai Chay Tourist Wharf - Thien Cung Grotto, Dau Go Cave and/or passing beauty spots, Cho Da islet, Dinh Huong islet, Trong - May islet - Back to Bai Chay Tourist Wharf.
Rute 2 : Durasi 6 jam, harga 150.000 VND/orang
Bai Chay Tourist Wharf - Sung Sot Cave - Ti Top Beach - Back to Bai Chay Tourist Wharf

Atau jika kita rombongan dan lebih dari 20 orang, saya sarankan lebih baik rental saja kapalnya dengan harga 400.000 VND/jam (Senin sampai Jumat) atau 500.000 VND/jam (akhir pekan/hari libur lainnya).

Sebaiknya menginap 1 atau 2 malam di Ha Long City. Hotel yang kami tempati cukup murah dan dekat Bai Chay Tourist Wharf, naik taksi hanya 40.000-50.000 VND.



Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 200.000 VND, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya di link yang saya tautkan di atas.


Do the Best

"Perbuatan baik kadang membutuhkan konsekuensi yang cukup besar. Jika Anda memutuskan untuk melakukannya, jangan pernah sesali hal itu di kemudian hari."