Showing posts with label Shenzhen. Show all posts
Showing posts with label Shenzhen. Show all posts

Biaya Liburan Hong Kong, Shenzhen, Macau


Berikut ini perincian biaya liburan kami selama di Hong Kong, Shenzhen, dan Macau (temasuk transit 2 malam di Changi International Airport Singapore) dari tanggal 18 Februari 2014 sampai 1 Maret 2014.

JumlahKeteranganHargaTotal
1 paxTiket Pesawat Sriwijaya Air Pangkal Pinang ke Jakarta480.000480.000
1 paxTiket Promo Citilink Pangkal Pinang ke Jakarta55.00055.000
2 paxAirport Tax Bandara Depati Amir PGK25.00050.000
Bensin dari Parittiga Jebus ke Pangkal Pinang (±130km)70.000
Biaya dari Parittiga Jebus sampai ke Jakarta adalah sebesar Rp.655.000


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxTiket Pesawat Jetstar Jakarta-Singapore-HongKong P.P.1.600.0003.200.000
2 paxAirport Tax Bandara Soekarno-Hatta (Internasional)150.000300.000
Biaya dari Jakarta-Hong Kong-Jakarta adalah sebesar Rp.3.500.000


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxBiaya makan selama transit 2 malam di Changi SingaporeSG$ 22,50218.250
1 botolAir mineral 700ml (selanjutnya refill saja dekat toilet bandara)SG$ 2,0019.400
1 pcPancake dekat Patung Merlion saat ikut Free Singapore TourSG$ 5,0048.500
2 malamOver night di Sanctuary Terminal 2 ChangiFreeGratis
2 paxSingapore TourFreeGratis
Biaya selama transit 2 malam di Changi Singapore adalah Rp.286.150 *
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 SGD = 9.700 IDR


JumlahKeteranganHargaTotal
3D 2NHK Jiang Xi Guest House, Room 301, Flat 3, Sincere House, 83 Argyle Street, MongkokHK$ 360558.000
3D 2NGuest House di Mirador Mansion 5/F Blok C2, Nathan RoadHK$ 500775.000
3D 2NAngel Guest House di Chungking Mansion 4/F Blok E, Nathan RoadHK$ 480744.000
2 pcsOctopus Card @HK$ 150HK$ 300465.000
2 paxMakan + minum + buah-buahan selama 7 hari di Hong KongHK$ 1.2501.937.500
2 timesTop Up Octopus Card @HK$ 150 (masih sisa deposit @HK$ 58)HK$ 300465.000
2 timesTaksi yang dekat-dekat sajaHK$ 4468.200
2 pcsTiket Madame Tussaud dan 2 Way Tram di The Peak @HK$ 250HK$ 500775.000
2 pcsTiket terusan NLB Lantau Island @HK$ 35HK$ 70108.500
Biaya selama di Hong Kong adalah (HK$ 3.804) Rp.5.896.200 *
Jika dikurangi sisa deposit Octopus Card @HK$ 58 x 2pcs = HK$116 (Rp.179.800), maka biaya selama 7 hari di Hong Kong adalah Rp.5.716.400 * 
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 HKD = 1.550 IDR


Jumlah
KeteranganHargaTotal
4D 3NInternational Students Dormitory, Shenzhen UniversityCN¥ 150303.000
2 pcsVisa on Arrival (VoA) Guang Dong Province @CN¥ 168CN¥ 336678.720
2 pcsTiket masuk Window of The World @CN¥ 160CN¥ 320646.400
2 pcsTiket Masuk Splendid China & China Folk Culture Villages @CN¥ 150CN¥ 300606.000
2 paxMakan + minum + buah-buahan selama 3 hari di ShenzhenCN¥ 250505.000
2 paxTransportasi Bus dan Metro untuk 2 orangCN¥ 4080.800
2 pcsTiket ferry dari SheKou ke Macau @ CN¥190CN¥ 380767.600
Biaya selama 3 hari di Shenzhen adalah (CN¥ 1.776) Rp.3.587.520 *
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 CN¥ = 2.020 IDR


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxBiaya makan dan minum selama 1 hari penuh di MacauMOP/HK$ 180279.000
2 pcsPenitipan bagasi di The Venetian MacauFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari Taipa ferry terminal ke The VenetianFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari City of Dream ke Macau TowerFreeGratis
2 paxBus dari Macau Tower ke Grand Lisboa @MOP 2,30MOP/HK$ 4,607.130
2 paxBus dari Grand Lisboa ke Macau Tower @MOP 2,30MOP/HK$ 4,607.130
2 paxShuttle Bus dari Macau Tower ke City of DreamFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari The Venetian ke pelabuhan MacauFreeGratis
2 paxTiket Turbojet Night Services dari Macau ke Hong Kong @HK$ 184HK$ 368570.400
Biaya selama 1 hari di Macau adalah (HK$ 557,20) Rp.863.660 *
*) Berdasarkan kurs 1 HK$ = 1.550 IDR, HK$ dan CN¥ diterima di Macau dengan perbandingan 1 : 1 : 1
JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxTiket Pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Pangkal Pinang655.0001.310.000
2 paxBlue Sky Lounge T1 (menggunakan poin Visa Mandiri CC)GratisGratis
2 paxAirport Tax Bandara Soekarno Hatta CGK (Domestik)40.00080.000
Bensin dari Bandara Depati Amir PGK ke Parittiga Jebus70.00070.000
Biaya dari Jakarta sampai ke Parittiga Jebus adalah Rp.1.460.000

Sehingga total semua biaya yang diperlukan jika dihitung dari domisili saya di Parittiga Jebus sampai kembali ke rumah adalah sebesar Rp.16.068.730.
Jika start point dari Jakarta, maka biaya yang dikeluarkan selama 12 hari adalah Rp.13.953.730.
Dan jika Rupiah kita menguat kembali ke level normal (asumsikanlah jika 1SGD=8.600IDR, 1HKD=1150IDR, 1CNY=1500IDR), maka biaya yang diperlukan adalah Rp.11.299.680 untuk 2 orang, atau hanya Rp.5.650.000 per orang. Bayangkan saja jika kita ikut tour travel selama 12 hari ke Hong Kong, Shenzhen, Macau, tentu akan menghabiskan biaya sekitar 15 juta lebih per orang.


Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 130.000 IDR, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.


Perjalanan dari Shenzhen ke Macau

Senin, 24 Februari 2014

Hari ini saya bangun lebih awal karena harus melanjutkan perjalanan ke Macau (澳門), di sanalah casino-casino yang terkenal seantero dunia berada, tempat judi yang menjadi sumber pemasukan terbesar buat pemerintah Macau. Kota seribu casino. Lebay.
Menampilkan Smiley Pada Postingan 
Sekilas Tentang Macau
Daerah Administratif Khusus Republik Rakyat Cina Makau atau disingkat Makau adalah sebuah wilayah kecil di pesisir selatan Cina dengan luas wilayah hanya 29,5 km2. 
Makau terletak pada 70 km sebelah barat daya Hong Kong dan 145 km dari Guangzhou. Ia adalah koloni Eropa tertua di Cina, sejak abad ke-16. Dan menjadi koloni Portugal sejak 1 Desember 1887. Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan terhadap Makau kepada Republik Rakyat Cina (RRC) pada 20 Desember 1999, dan Makau kini merupakan sebuah Daerah Administratif Khusus Cina.Penduduk Makau kebanyakan bertutur dalam Bahasa Kantonis; selain itu, Bahasa Mandarin, Bahasa Portugis dan Bahasa Inggris juga digunakan.
Makau terbagi menjadi 4 divisi yaitu:

  • Metro Makau
  • Pulau Taipa
  • Pulau Cotai
  • Pulau Coloane
Dalam keempat divisi menjadi beberapa subdivisi sebagai berikut:
DivisiSubdivisi
Metro MakauParoki Ibu Kami Fatima
Paroki Santo Anthony
Paroki Santo Lazarus
Paroki Santa Lawrence
Paroki Katedral
Pulau TaipaParoki Ibu Kami Karmo
Pulau CotaiParoki
Pulau ColoaneParoki Santo Fransiskus Xavier
 (Sumber : Wikipedia)

Perjalanan ke Shekou Port (pelabuhan ferry penyeberangan) bisa menggunakan bus maupun Metro (kereta cepat Shenzhen). Jika menggunakan Metro, kita harus pindah ke Shekou Line, dan berhenti di Shekou Port Station, keluar melalui exit C akan sampai di pelabuhan penyeberangan Shekou. 
Pelabuhan di Shekou melayani penyeberangan dengan kapal ferry maupun kapal carter dengan tujuan Macau, Hong Kong Central, Hong Kong International Airport, dan Zhuhai.
Jadwal Kapal Ferry dari She Kou








Di Macau sendiri ada dua pelabuhan, yaitu Taipa Ferry Terminal di Pulau Taipa, dan Macau Maritime Ferry Terminal. Perjalanan sekitar 1 jam dengan harga 190 CNY tujuan pelabuhan Taipa.
Sesampainya di sana, setelah keluar imigrasi, jangan buru-buru mencari taksi, karena di depan pelabuhan banyak bus gratisan yang disediakan kasino maupun hotel. Ada bus Venetian, City of Dream, Grand Lisboa, dan lain-lain. Hanya saja bus-bus itu cuma mengantar kita ke tempat mereka masing-masing sesuai nama busnya.
Taipa Ferry Terminus

Segera kami menaiki bus Venetian yang baru sampai di depan pelabuhan, setelah menaruh bagasi di bagian bawah bus. Dari pelabuhan Taipa ke Venetian tidak terlalu jauh, hanya sekitar 5-10 menit saja. Setelah diturunkan di lobi utama, kami segera ke Bagage Service, tempat penitipan bagasi gratis di Venetian. Hanya saja bagasi yang dititipkan harus diambil kembali dalam kurun waktu 24 jam, dengan validasi tanda tangan.


Penitipan Bagasi Gratis di The Venetian Macau
Mata uang yang digunakan di sini adalah Macanese Pataca (MOP). Selain itu, diterima juga Hong Kong Dollar (HKD) dan Renminbi China Yuan (CNY), yang berlaku perbandingan MOP : HKD : CNY = 1 : 1 : 1
Sebaliknya MOP tidak diterima di Hong Kong dan Mainland China, karena nilai mata uang Hong Kong dan China lebih besar dibanding MOP. Jika kita tidak memiliki MOP, dari pada repot ke money changer, sebaiknya gunakan HKD saja, karena perbandingan nilainya tidak terlalu jauh. Hindari menggunakan CNY karena nilai CNY jauh lebih besar dibanding HKD dan MOP.
Setelah bagasi dititipkan, maka kamipun segera explore Macau.

Keliling China di Splendid China, Shenzhen

Minggu, 23 Februari 2014

Pengalaman adalah guru yang baik, maka hari ini kami tidak menunda lagi untuk berangkat lebih pagi. Walaupun dingin, kami paksakan mandi dan bersiap ke Splendid China & China Folk Culture Villages. Sesuai namanya, kawasan ini dibagi menjadi dua bagian. Sebelah kiri adalah Splendid China, dan sebelah kanan adalah China Folk Culture Villages.

Gambar atas adalah contoh bagian China Folk Culture Villages
Gambar bawah adalah contoh bagian Splendid China

Splendid China berisi bangunan-bangunan klasik, pahatan-pahatan karya Chinese zaman dulu, pegunungan-pegunungan yang terkenal di China, sampai dengan The Great Wall atau tembok besar China yang terkenal sebagai tujuh keajaiban dunia. Tentunya semua hanya miniaturnya saja.

Sedangkan China Folk Culture Villages adalah perwujudan dari tradisi dan adat istiadat masyarakat yang tersebar di seluruh penjuru China, mulai dari rumah-rumah yang dibuat seperti aslinya dari daerah masing-masing, pakaian penduduk setempat, bahkan sampai kebiasaan dan cara hidup sehari-hari masyarakat setempat.

Entrance Gate
Metro (kereta cepat Shenzhen) tetap menjadi pilihan terbaik, karena masih di Luobao Line. Artinya kami tidak perlu berganti kereta lagi karena tinggal berangkat dari Shenzhen University Station ke arah Luohu station. 

Untuk sampai di tempat ini, kita cukup berhenti di OCT (Overseas Chinese Town) station, yang berjarak 1 stasiun dari Window of The World Station. Setelah keluar dari Exit D berjalanlah sekitar 30m dan kita akan melihat pintu masuk Splendid China & China Folk Culture Villages di sebelah kanan.





Timing and Ticket Price
  • Full Price : 150 CNY, berlaku untuk satu orang dewasa berumur dibawah 65 tahun.
  • Half Price : 75 CNY, berlaku untuk satu anak dengan tinggi antara 120cm-150cm; atau orang tua yang berumur antara 65-69 tahun.
  • Free Ticket : Gratis bagi anak kecil dibawah 120cm, orang-orang lanjut usia berumur 70 tahun keatas, dan penyandang disabilitas. Untuk turis yang berumur 70 tahun keatas harus ada sertifikat yang dikeluarkan oleh Senior Committee of Shenzhen.
  • Solo Annual Ticket : 450 CNY, berlaku untuk satu orang dewasa sepanjang tahun.
  • Parent Annual Ticket : 575 CNY, untuk satu orang dewasa dan satu anak dengan tinggi badan dibawah 150cm berlaku sepanjang tahun.
  • Family Annual Ticket : 825 CNY, untuk dua orang dewasa dan satu anak dengan tinggi badan dibawah 150cm berlaku sepanjang tahun.
Waktu buka adalah mulai dari pukul 10:00 sampai 21:00, Splendid China tutup pukul 18:00.
* Info harga tiket dan jam buka berdasarkan kunjungan saya pada tanggal 23 Februari 2014

Untuk area  China Folk Culture Villages, bisa kita temui banyak atraksi-atraksi sesuai dengan daerah penduduk setempat, diantaranya tarian etnik Wei, nyanyian dan tarian orang-orang Mosuo, Tibet, serta berbagai atraksi dari etnik Miao, etnik Va, etnik Yi, dan etnik Li.
China Folk Culture Villages
China Folk Culture Villages

Gambar bawah adalah Air terjun yang ada permainan flying fox
Di areal air terjun kawasan China Folk Culture Villages ada permainan flying fox yang bernama Derung's Sliding. Hanya saja kita harus membeli tiket seharga 10 CNY untuk menikmati wahana tadi. Cukup seru dan mendebarkan, karena kita akan dilepas dari ketinggian puncak air terjun melintasi danau dan melewati sebuah jembatan penghubung kedua sisi danau yang sejuk. Rasanya tidak rugi untuk harga 10 CNY. Recomended! Menampilkan Smiley Pada Postingan
Splendid China
Kiri atas : Shaolin Monastery, Henan. Kanan atas: Leshan Giant Buddha Statue, Sichuan
Kiri bawah : Feihong Pagoda, Shanxi. Kanan bawah : Penampakan
 
Menampilkan Smiley Pada Postingan

Kiri atas : The Great Wall. Kanan atas : The Imperial Garden, Beijing.
Kiri bawah : Jiayu Guan Pass, Gansu.  Kanan bawah : Terra Cotta Warriors and Horses, Shanxi

Kiri atas : The Imperial Palace, Beijing.  Kanan atas : The Imperial Summer Mountain Resort, Hebei
Kiri bawah : Bounteous Mercy Forever Shines. Kanan bawah : New Summer Palace, Beijing 

Kiri atas : The Imperial Summer Mountain Resort, Hebei.  Kanan atas : Tengwang Pavilion, Jiangxi
Kiri bawah : Water Villages, Zhejiang.  Kanan bawah : West Lake, Zhejiang
Horseback Battle Field
Ada satu atraksi kolosal yang jangan dilewatkan kalau ke sini, Battle on Horseback show Golden Spear Dinasty. Kisah tentang pertempuran berkuda yang sangat menarik, melibatkan ratusan personil dan pasukan berkuda berlatarkan kisah klasik pertempuran yang dimenangkan oleh 40.000 pasukan melawan 400.000 pasukan. Pertunjukan ini sehari  sebanyak dua kali pada pukul 14:00 dan 16:00. Tidak perlu membayar untuk menyaksikan show ini, datanglah lebih awal agar mendapatkan tempat terbaik di tribun yang cukup besar. Di areal seluas 2 ha ini kita akan disuguhkan atraksi berkuda yang sangat menarik.


Window of The World,The Amazing Miniature of The Earth

Sabtu, 22 Februari 2014

Cuaca begitu dingin pagi ini, enggan rasanya beranjak dari tempat tidur. Jadilah acara ke Window of The World (WoW) hari ini molor dari jam yang ditentukan.

Selesai mandi, kami sarapan dulu, kemudian membeli bekal makan siang untuk dibawa ke sana, soalnya harga makanan di dalam lumayan mahal.

Area umum WoW, bisa dinikmati pengunjung tanpa tiket masuk
Dari Shenzhen University, tempat ini bisa dicapai dengan menggunakan bus maupun Metro (kereta cepat Shenzhen). Jika menggunakan Metro turunlah di Window of The World Station (世界之窗站) dan keluarlah lewat Exit J maka kita akan sampai di bangunan piramida kaca yang menyerupai museum Louvre.



Tiket masuk Wow seharga 160 CNY (Weekend)

Sampai sana sudah jam 12 siang, sayang sekali karena membuang waktu sia-sia. Padahal WoW sudah buka jam 09:00. Walaupun tutupnya sekitar 21:30, waktu akan terasa cepat jika kita ingin menikmati wahana-wahana gratis di sana, soalnya jika weekend antrian sangat panjang, untuk menikmati 1 wahana, antri bisa makan waktu 1 jam, padahal permainannya hanya 2-3 menit.

WoW dibagi menjadi delapan thema besar, masing-masing adalah The World Square, The Area of Asia, The Area of Oceania, The Area of Europe, The Area of Africa, The Area of America, The Sculpture Park, dan International Street.
Foto

Wahana-wahana di WoW yang bisa kita nikmati gratis :

Gratis dari Hong Kong, ga lihat apa itu tiket masuknya 160 CNY Menampilkan Smiley Pada Postingan
  1. Fuji 4D Cinema
  2. Cross Europe
  3. Flying Over America
  4. Greenland Underground Exploration
  5. Inca Rock Climbing
  6. Venezuela Mountain Torrent
  7. Hawaii Volcanoes
Kiri atas : Cologne Cathedral, Germany
Kanan atas : Buckingham Palace, Britain 

Atas : Eiffel Tower & Triumphal Arch, France
Bawah : Vatican City, The Niagara Falls, Eiffel Tower
Ada juga yang berbayar, seperti Colorado Adventure Rafting, Amazon Bobkart Slide, dan Indian Archery. Kawasan ini sangat luas, jika kira-kira waktu terlalu mepet, sewa saja kereta listrik di dekat pintu masuk. Bayarannya lumayan mahal, hitungannya per 1 jam. Ada yang kapasitas 1 orang, 2 orang, atau yang agak besar sekaligus untuk 10 orang jika kita perginya ramai-ramai. Bisa juga naik monorel.
Foto

Miniatur Kota Manhattan, USA
Walaupun nama tempat ini Window of The World, jendela dunia; jangan heran jika tidak ditemukan sedikitpun ciri khas atau bangunan-bangunan klasik China, karena memang tidak disediakan di sini. Ada tempat wisata khusus yang disediakan hanya berisi bangunan-bangunan ciri khas China, termasuk The Great Wall yang sangat tersohor itu di suatu tempat yang dinamakan Splendid China & China Folk Culture Villages yang akan saya kunjungi keesokan harinya.


Foto
Kiri : The Capitol, USA dengan latar Mount Rushmoore National Memorial
Kanan atas : The Acropolis of Athens, Greece
Kanan bawah : The Idyllic Sights of Windmills and Tulips, Holland


Atas kiri : The Sidney Opera House, Australia. Atas kanan : Itsukushima Shrine, Japan
Bawah : Versailles Palace, France
Malam harinya ada Evening Show pukul 19:30 di stage utama World Square. Pertunjukan yang spektakuler menurut saya, karena melibatkan efek cahaya, layar panggung 3D, dan ratusan personil. Pertunjukan berlangsung 1 jam lebih, yang selanjutnya ditutup dengan pesta kembang api (weekend) di depan Eiffel Tower.
Kiri atas : Sphinx & Pyramids of Giza, Egypt. Kanan atas : The Angkor Wat, Cambodia
Bawah : Borobudur, Indonesia





Welcome to Shenzhen, Mainland China

Jumat, 21 Februari 2014
15:00-23:00

Tiba di Luohu, suhu agak dingin, sekitar 11 derajat celcius. Setelah puas melihat-lihat sekeliling Luohu Port, kami naik Metro ke tempat yang dijanjikan bersama Ati, teman kami yang kuliah di Shenzhen University.

Pintu masuk/keluar Metro stasiun Luohu (panah merah)

Metro Luohu station terletak di bawah tanah (subway), tidak susah menemukannya, karena banyak petunjuk di sana, tinggal diikuti saja. Jika kita keluar dari Luohu Port, berjalanlah terus ke tengah lapangan, di sana ada pintu masuk/keluar subway Metro.

Metro Shenzhen terdiri dari lima jalur/line, yaitu Luobao Line, Shekou Line, Longgang Line, Longhua Line, dan Huanzhong Line. Karena tujuan saya adalah Shenzhen University,  maka dari Luohu saya naik Luobao Line, dan tidak perlu pindah ke line yang lain lagi.
Rute Shenzhen Metro System
Setibanya di dorm teman, kami langsung mencari makan. Harga makanan di Shenzhen lebih murah dibandingkan Hong Kong. Kita makan dekat komplek universitas, banyak sekali gerai makanan yang tersedia di sana, harganya juga tidak terlalu memberatkan.



Makanan di Shenzhen

Korean Kimchi Hotpot 28CNY (porsi 2-3 orang)


Rice with Taipei Barbecued Pork 20CNY


Spinach with Sesame Paste 10CNY (Enak banget)
Acara dilanjutkan dengan keliling-keliling area sekitar Nanhai Avenue, belanja buah, sosis, udang rebon kering. Harganya murah-murah lho cyn. Menampilkan Smiley Pada Postingan
Pulang dorm tidur, besok paginya mau lanjut ke Window of The World Menampilkan Smiley Pada Postingan

Dari Hong Kong ke Luohu, Shenzhen

Jumat, 21 Februari 2014

12:00 - 14:00

Hari ini kami sengaja bangun agak siang, karena mau persiapan menuju Luohu/Lo Wu, Shenzhen, Guangdong Province. 
Perjalanan dari Hong Kong sebenarnya tidaklah terlalu jauh, tapi yang namanya belum pernah masuk perbatasan China, tetap saja hati ini kuatir tidak mendapat izin masuk karena kami belum apply visa China. Walaupun dari informasi teman-teman di grup LM masuk Shenzhen bisa langsung meminta Visa saat kedatangan (Visa on Arrival) di imigrasi Luohu, tetap saja saya was-was karena ada kabar diwaktu tertentu, kantor VoA tidak buka.

Mau tidak mau, saya nekat berangkat ke Luohu, perbatasan antara Mainland China dengan Hong Kong. Karena memang sudah berencana akan ke Window of The World dan Splendid China & China Folk Culture Villages di Shenzhen.





Setelah beres-beres, kami check-out dari HK Jiang Xi Guest House di daerah Mongkok. Dengan menggunakan MTR stasiun Mongkok kami naik MTR Kwun Tong Line arah Tiu Keng Leng, dan ganti East Rail Line di stasiun MTR Kowloon Tong. Di stasiun MTR Kowloon Tong ini ada dua jenis kereta, yang satu menuju Lok Ma Chau (Futian Port) dan satu lagi yang ke Luohu/Lo Wu.

Sekitar 1 jam, kami tiba di Luohu. Segera kami menuju ke tempat pengurusan VoA di lantai atas. Puji Tuhan, ternyata buka dan kami segera mengisi form apply. VoA hanya berlaku selama 5 hari di Guangdong Province. Biaya sebesar 168 CNY untuk warga Indonesia. Untuk biaya VoA silahkan perhatikan tabel harga di bawah ini.

Biaya apply VoA di Luohu Port
Setelah dapat VoA, segera kami menuju imigrasi. dan sampailah kami di Luohu, Shenzhen.
Luohu Port, Shenzhen

Transportasi di Shenzhen hampir sama bagusnya dengan Hong Kong. Transportasi publik tersedia di semua tempat, mulai dari perbatasan Luohu di tenggara, sampai ke Shenzhen Bao'an International Airport di barat laut. Kereta cepat di sini namanya Shenzhen Metro System atau biasa dikenal dengan nama Metro saja.

Metro Shenzhen menghubungi banyak sekali tempat di Shenzhen, termasuk 2 tempat wisata yang akan saya kunjungi nanti.

Simak terus cerita saya di postingan selanjutnya, klik: Welcome to Shenzhen 
Ciaooo...Menampilkan Smiley Pada Postingan

Catatan Liburan ke Hongkong, Shenzhen, Macau

            Berawal dari promo Jetstar, buy 1 get 1 free pada tanggal 18 Mei 2013 saya akhirnya membeli tiket ke Hongkong untuk tanggal 18 Februari 2014 s.d. 1 Maret 2014 seharga 3,2jt return tiket untuk 2 orang, buat saya dan istri. Lumayan hemat bajet buat makan :p
Walaupun masih lama berangkatnya, tapi ada baiknya juga buat mengumpulkan duit dulu. Masalahnya cuma satu, harus transit di Singapore dulu. Artinya akan bikin capek dijalan dan pengeluaran makan di Changi yang harganya lumayan mahal. Mana waktu kurs kena mahal banget karena rupiah sedang anjlok. 1 SGD = 9700 IDR 

Satu set Cukut/Bakut seharga $ 9,5 SGD di Terminal 2 Changi International Airport

Nasi Padang yg rasanya ga Padang sama sekali di Terminal 3 Changi. Kiri $5 SGD, kanan $7,5SGD

Tambah lemas lagi ketika akhir tahun dengar berita Tigerair Mandala ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Hongkong tanpa harus ada transit dengan promo yang lebih murah, dan tidak harus Buy 1 get 1 free.
Promo Tigerair Mandala saat itu adalah "Perginya bayar, Pulangnya dibayarin" dengan harga tiket PP sekitar Rp1.500.000 per orang. 
Kata-kata orang bijak, "Tidak ada gunanya menyesali apa yang telah terjadi", jadi saya berusaha optimis walaupun harus transit 1 malam di Singapore waktu pergi, dan transit 1 malam lagi waktu pulang.
Maka dari itu, saya mulai rajin browsing apa yang bisa didapat di Changi International Airport selama waktu transit itu. Senang sekali setelah mengetahui ada Free Singapore Tour bagi yang transit minimal 5 jam di Changi. Saya malah transit 13 jam lebih, tapi sayang sekali jadwal pergi saya tidak memungkinkan ikut tour, karena saya sampai di Changi hampir jam 8 malam waktu setempat. Sedangkan tour paling terakhir pukul 18.30 dan harus mendaftar minimal 1 jam sebelumnya. Besok paginya saya harus berangkat pukul 09.45, padahal tour paling awal berangkat pukul 09.00. Selain pagi, ada juga tour siang dan sore masing-masing pukul 11.30, 14.30, dan 16.00. Tiap tour berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Jadi saya hanya bisa mengikuti tour waktu pulang, yang namanya City Lights Tour pukul 18.30

Untuk acara Free Singapore tour yang saya ikuti akan saya posting berikutnya. Sampai jumpa. :)
Ciaoooo....


Do the Best

"Perbuatan baik kadang membutuhkan konsekuensi yang cukup besar. Jika Anda memutuskan untuk melakukannya, jangan pernah sesali hal itu di kemudian hari."