Showing posts with label Singapore. Show all posts
Showing posts with label Singapore. Show all posts

Phuket - Singapore - Batam

Day 18 :   (17 Oktober 2015)

Check out dari hotel jam 6:20 pagi, mata masih mengantuk. Tidak sempat sarapan dan tidak sempat membeli apa-apa dari Family Mart di depan gang hotel, soalnya saat kami turun ke lobby hotel, taksi yang kami pesan semalam seharga THB 700 sudah nongkrong di depan hotel. Kami telat 20 menit, padahal semalam kami sempat berpesan sampai bertele-tele agar taksinya jangan sampai telat. Malu? Ga donk, muka badak mah kita. :p

Perjalanan dari daerah Patong ke Phuket International Airport (IATA Code: HKT) tidak sampai 1 jam. Sampai di sana dapat pemberitahuan pesawat Airasia tujuan Singapore delay 1 jam. Cape deh. Hahaha. Membayangkan enaknya bisa tidur lebih lama 1 jam lagi.

Harga makanan di Phuket International Airport ternyata sangat mahal dan di luar batas kewajaran di bandingkan di Don Mueang International Airport (IATA Code: DMK) Bangkok. Jadilah kita berhemat ria hanya makan mie instant seduh (kayak Pop Mie gitu deh). Perut dikencangin sebentar buat makan siang di Staff Canteen Changi International Airport saja.

Di ruang tunggu Gate 66 kami dapat secara jelas melihat pantai tempat kami berfoto dengan latar belakang pesawat take off kemarin. Liburan kami hampir usai, dan segera kami akan bertemu dengan keluarga dan rumah tercinta. Edisi kangen kampung halaman. Homesick mode on !

Sesampainya di Changi International Airport (IATA Code: SIN), numpang Wifi gratisan dulu, koneksinya lumayan cepat. Bisa register via no.hp, via wifi helpdesk, maupun scan pasport di tempat yang disediakan, kemudian kita tinggal sign-in menggunakan password yang didapat dengan salah satu cara yang saya sebutkan di atas, sambil memanfaatkan alat pijat kaki gratis di sana. Lumayan buat menghilangkan pegal-pegal di kaki.

Cacing-cacing di perut semakin memberontak, yang membawa langkah kaki kami keluar dari imigrasi dan mencari Staff Canteen di sana. Kami bertanya kepada seorang bibi (atau mungkin boleh disebut nenek) yang merupakan karyawan di sana, dan beliau berbaik hati menunjukkan lokasi kantin tersebut kepada kami.

Setelah kenyang makan siang, kami kembali masuk ke area bandara dan menuju stasiun MRT di terminal 2 Changi International Airport. Dengan cepat membawa kami ke stasiun MRT Harbour Front yang terkoneksi dengan Vivo City, Super Mall (begitu menurut saya) dan juga terkoneksi dengan pelabuhan penyeberangan ferry ke Batam, dan salah satu point perhentian Cruise kelas dunia.

Kami memakai ferry Batamfast karena memang konter itu yang kami lihat di sana, tanpa mencari konter ferry lainnya lagi. Tiket one way yang kami beli seharga SGD 25/ pax. Agak mahal memang jika dibandingkan  membeli Return Ticket. Apalagi di hotel Greenland, tempat kami menginap di Batam, ferry Majestic hanya seharga Rp300.000 P.P. alias bolak balik.

Setelah check-in bagasi, kami masih sempat jalan keluar Vivo City, menikmati gemerlap lampu Resort World Sentosa diseberang lautan.


Greenland Hotel Batam

Perjalanan 45 menit dan kami sudah sampai di pelabuhan Batam Centre. Dari sana kami berjalan kaki ke Hotel Greenland, lumayan jauh sih untuk ukuran jalan kaki, sekitar 1,2km. 

Mana pas kita sampai area sana, gelap sekali (ternyata PLN mati lampu), hampir kita mengira hotel bodong.
Greenland Hotel Batam
Hotel ini masih baru dibuka, sehingga kami diberikan diskon yang lumayan besar. Hanya Rp250.000/malam untuk kamar tipe Superior, breakfast included. Cek di www.booking.com dan Agoda hampir Rp400.000. Hanya saja belum ada lift jadi kita yang udah capek, tambah lemas setelah tahu tidak ada lift. 

Sarapan tidak terlalu bagus menurut saya, apalagi jika kita telat, bakal banyak yang tinggal remah-remahnya saja.


Greenland Hotel Batam
Setelah mandi, kami berjalan sekitar hotel, cari camilan ringan berupa sate padang dan lontong, ditraktir Santo Lim. Mupeng banget yang namanya gratisan.

 Hari makin larut, saatnya tidur. Besok kita akan bermotorria menjelajahi Batam.


Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 200.000 VND, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.



Tips Makan Murah dan Hemat di Changi International Airport

Teman-teman pasti tahu biaya hidup di Singapore yang tergolong mahal, apalagi urusan perut selagi transit di sana.

Jika kita makan di dalam Changi International Airport, minimal kita harus merogoh kocek SGD 10-15. Itupun tidak kenyang buat perut saya, alias hanya mampu memenuhi setengah dari kapasitas perut saya.

Begitupun jika makan di luar airport, tidak bisa terlalu menghemat anggaran menurut saya.

Satu-satunya cara bisa makan kenyang sampai puas dan tidak menguras kantong, untuk ukuran biaya hidup di Singapore adalah dengan makan di area Staff Canteen Changi International Airport. 

Ya hanya kalau kita tiba atau hendak berangkat dan mungkin cuma transit di Singapore. Kalau sengaja ke sana hanya untuk makan ya tekor di ongkos transport. :p


Staff Canteen Changi International Airport, turun tangga sebelah kiri, soalnya kanan itu naik tangga namanya.

Tempat makan di Staff Canteen ini walaupun tidak semegah di dalam bandara, tapi sangat bersih dan rapi seperti Food Court di mall-mall di kota besar di Indonesia kebanyakan. Piring dan berbagai perlengkapan makan pun dipisah antara makanan yang halal dan non-halal.

Jangan sekali-kali mengembalikan peralatan makanan non-halal ke tempat makanan dengan label halal, karena kita akan ditegur oleh pelayan di sana yang hampir semuanya sudah berumur (baca: lanjut usia). Jadi teman-teman yang beragama Islam dapat lebih tenang jika makan di sini.


CARA MENEMUKAN STAFF CANTEEN DI CHANGI INTERNATIONAL AIRPORT 

Staff Canteen ini terletak di lantai basement terminal 1 Changi International Airport.
Jika kita ingin melanjutkan penerbangan melalui bandara ini (naik bus atau taksi), sebelum masuk ke dalam area bandara yang sejuk (baca: ber-AC), berjalanlah ke arah kanan terminal sampai ke Arrival Hall / Arrival Meeting Point.
Perhatikan tanda dengan seksama, atau jikalau kesulitan menemukan tempat ini, tanya saja pegawai di bandara. 
Sebaiknya tanya saja petugas kebersihan atau security, karena mereka lebih friendly memberitahu kita tempat makan yang sudah menjadi rahasia umum. Jangan bertanya kepada CS bandara, karena pada dasarnya mereka seperti Brand Ambassador bandara, kalau semua penumpang makannya di Staff Canteen, restoran di dalam bisa bangkrut. :p



Jika kita menggunakan MRT, setelah keluar dari MRT, cari Skytrain untuk pindah ke Terminal 1, karena stasiun MRT ini terletak di terminal 2. Naik Skytrainnya gratis koq, alias PERCUMA kata Upin-Ipin. Setelah sampai di teminal 1, keluarlah dari ruangan ber-AC dan bejalanlah terus ke arah kiri.

Apabila kita baru tiba di Changi International Airport, kita harus keluar dari imigrasi dahulu. Ingat, keluarlah dari imigrasi di terminal 1 biar jalan tidak terlalu jauh dari ruangan non-AC. Terus bagaimana kalau kita sampainya di terminal 2 atau terminal 3? Ya pindah ke terminal 1 dulu donk, bisa jalan kaki atau naik Skytrain. :D

Selanjutnya kita akan menemukan tanda Staff Canteen berwarna biru. Turun tangga dan.... Jreeeennnngggg...!!! Finally, kita menemukannya, tempat makan murah meriah.

Tenang saja, tempat makan ini dilengkapi AC koq.

Tapi ingat, ini adalah Staff Canteen, alias kantin para pekerja di bandara. Jadi jangan protes saat tahu ada 2 label harga di sana. Harga untuk staf dan harga untuk umum. Jangan ngotot minta makan pakai harga staf, karena hal itu tidak memungkinkan jika kita tidak dapat menunjukkan staff name card.



Suasana Staff Canteen, Changi International Airport

Jadi sama mahal dengan di luar? Tentu Tidak !! Jika harga makanan untuk staf sekitar SGD 2.50, untuk umum sekitar SGD 3.00 - 3.50. 
Porsinya? Jauh lebih banyak dibanding porsi dalam bandara yang seharga SGD 10. Saya bersama istri makan 2 piring masing-masing nasi+tumis kacang panjang+fucuk (sejenis lauk dari olahan air tahu),dan nasi+kari ayam kentang+sayap ayam goreng madu hanya SGD 6 saja. 
Porsi jumbo. Enak. Kenyang. Senang!


Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel senilai 130.000 IDR, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.

Tiket Promo AirAsia Keliling Singapura dan Malaysia

Berawal dari promo Airasia akhir November 2013 saya membeli tiket untuk keberangkatan bulan November tahun 2014 dengan tujuan sbb:

1. Jakarta (CGK) - Singapura (SIN) / QZ 264 dengan harga promo Rp 60.000

2. Johor Bahru (JHB) - Penang (PEN) / AK 6412 dengan harga promo RM 31.00

3. Penang (PEN) - Langkawi (LGK) / AK 6242 dengan harga promo RM 31.00

4. Langkawi (LGK) - Kuala Lumpur (KUL) / AK 6309 dengan harga RM 37.00

5. Kuala Lumpur (KUL) - Jakarta (CGK) / QZ 213 yg kemudian diganti QZ 201 seharga RM 70.00

Adapun saya membeli 2 tiket sehingga total perjalanan saya dari Jakarta sampai kembali ke Jakarta adalah Rp1.468.000 (kurs yang berlaku saat tiket ini dibeli) sudah termasuk segala macam biaya, processing fee, dll.
Senangnya dapat 5x tiket hanya Rp734.000 per orang.

Selanjutnya dari Bangka ke Jakarta kami naik Sriwijaya Air seharga Rp387.800 dan pulangnya naik Citilink seharga Rp535.600 (sudah termasuk Airport Tax).

Untuk rincian itinerary dan biaya silahkan tunggu postingan selanjutnya. Thx.

Biaya Liburan Hong Kong, Shenzhen, Macau


Berikut ini perincian biaya liburan kami selama di Hong Kong, Shenzhen, dan Macau (temasuk transit 2 malam di Changi International Airport Singapore) dari tanggal 18 Februari 2014 sampai 1 Maret 2014.

JumlahKeteranganHargaTotal
1 paxTiket Pesawat Sriwijaya Air Pangkal Pinang ke Jakarta480.000480.000
1 paxTiket Promo Citilink Pangkal Pinang ke Jakarta55.00055.000
2 paxAirport Tax Bandara Depati Amir PGK25.00050.000
Bensin dari Parittiga Jebus ke Pangkal Pinang (±130km)70.000
Biaya dari Parittiga Jebus sampai ke Jakarta adalah sebesar Rp.655.000


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxTiket Pesawat Jetstar Jakarta-Singapore-HongKong P.P.1.600.0003.200.000
2 paxAirport Tax Bandara Soekarno-Hatta (Internasional)150.000300.000
Biaya dari Jakarta-Hong Kong-Jakarta adalah sebesar Rp.3.500.000


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxBiaya makan selama transit 2 malam di Changi SingaporeSG$ 22,50218.250
1 botolAir mineral 700ml (selanjutnya refill saja dekat toilet bandara)SG$ 2,0019.400
1 pcPancake dekat Patung Merlion saat ikut Free Singapore TourSG$ 5,0048.500
2 malamOver night di Sanctuary Terminal 2 ChangiFreeGratis
2 paxSingapore TourFreeGratis
Biaya selama transit 2 malam di Changi Singapore adalah Rp.286.150 *
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 SGD = 9.700 IDR


JumlahKeteranganHargaTotal
3D 2NHK Jiang Xi Guest House, Room 301, Flat 3, Sincere House, 83 Argyle Street, MongkokHK$ 360558.000
3D 2NGuest House di Mirador Mansion 5/F Blok C2, Nathan RoadHK$ 500775.000
3D 2NAngel Guest House di Chungking Mansion 4/F Blok E, Nathan RoadHK$ 480744.000
2 pcsOctopus Card @HK$ 150HK$ 300465.000
2 paxMakan + minum + buah-buahan selama 7 hari di Hong KongHK$ 1.2501.937.500
2 timesTop Up Octopus Card @HK$ 150 (masih sisa deposit @HK$ 58)HK$ 300465.000
2 timesTaksi yang dekat-dekat sajaHK$ 4468.200
2 pcsTiket Madame Tussaud dan 2 Way Tram di The Peak @HK$ 250HK$ 500775.000
2 pcsTiket terusan NLB Lantau Island @HK$ 35HK$ 70108.500
Biaya selama di Hong Kong adalah (HK$ 3.804) Rp.5.896.200 *
Jika dikurangi sisa deposit Octopus Card @HK$ 58 x 2pcs = HK$116 (Rp.179.800), maka biaya selama 7 hari di Hong Kong adalah Rp.5.716.400 * 
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 HKD = 1.550 IDR


Jumlah
KeteranganHargaTotal
4D 3NInternational Students Dormitory, Shenzhen UniversityCN¥ 150303.000
2 pcsVisa on Arrival (VoA) Guang Dong Province @CN¥ 168CN¥ 336678.720
2 pcsTiket masuk Window of The World @CN¥ 160CN¥ 320646.400
2 pcsTiket Masuk Splendid China & China Folk Culture Villages @CN¥ 150CN¥ 300606.000
2 paxMakan + minum + buah-buahan selama 3 hari di ShenzhenCN¥ 250505.000
2 paxTransportasi Bus dan Metro untuk 2 orangCN¥ 4080.800
2 pcsTiket ferry dari SheKou ke Macau @ CN¥190CN¥ 380767.600
Biaya selama 3 hari di Shenzhen adalah (CN¥ 1.776) Rp.3.587.520 *
*) Berdasarkan kurs pada awal Februari 2014, 1 CN¥ = 2.020 IDR


JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxBiaya makan dan minum selama 1 hari penuh di MacauMOP/HK$ 180279.000
2 pcsPenitipan bagasi di The Venetian MacauFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari Taipa ferry terminal ke The VenetianFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari City of Dream ke Macau TowerFreeGratis
2 paxBus dari Macau Tower ke Grand Lisboa @MOP 2,30MOP/HK$ 4,607.130
2 paxBus dari Grand Lisboa ke Macau Tower @MOP 2,30MOP/HK$ 4,607.130
2 paxShuttle Bus dari Macau Tower ke City of DreamFreeGratis
2 paxShuttle Bus dari The Venetian ke pelabuhan MacauFreeGratis
2 paxTiket Turbojet Night Services dari Macau ke Hong Kong @HK$ 184HK$ 368570.400
Biaya selama 1 hari di Macau adalah (HK$ 557,20) Rp.863.660 *
*) Berdasarkan kurs 1 HK$ = 1.550 IDR, HK$ dan CN¥ diterima di Macau dengan perbandingan 1 : 1 : 1
JumlahKeteranganHargaTotal
2 paxTiket Pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Pangkal Pinang655.0001.310.000
2 paxBlue Sky Lounge T1 (menggunakan poin Visa Mandiri CC)GratisGratis
2 paxAirport Tax Bandara Soekarno Hatta CGK (Domestik)40.00080.000
Bensin dari Bandara Depati Amir PGK ke Parittiga Jebus70.00070.000
Biaya dari Jakarta sampai ke Parittiga Jebus adalah Rp.1.460.000

Sehingga total semua biaya yang diperlukan jika dihitung dari domisili saya di Parittiga Jebus sampai kembali ke rumah adalah sebesar Rp.16.068.730.
Jika start point dari Jakarta, maka biaya yang dikeluarkan selama 12 hari adalah Rp.13.953.730.
Dan jika Rupiah kita menguat kembali ke level normal (asumsikanlah jika 1SGD=8.600IDR, 1HKD=1150IDR, 1CNY=1500IDR), maka biaya yang diperlukan adalah Rp.11.299.680 untuk 2 orang, atau hanya Rp.5.650.000 per orang. Bayangkan saja jika kita ikut tour travel selama 12 hari ke Hong Kong, Shenzhen, Macau, tentu akan menghabiskan biaya sekitar 15 juta lebih per orang.


Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 130.000 IDR, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.


Transit di Changi International Airport Singapore

Selasa, 18 Februari 2014

Ini ceritanya masih di hari yang sama sewaktu kita pulang dari acara reuni di pulau Tidung. Setelah sampai di dermaga Muara Angke Jakarta, saya ikut rombongan Sandy, sekalian mau tukar HKD dan CNY.  Walaupun sudah agak turun (1 HKD = 1.550 IDR, 1 CNY = 1.955 IDR) tapi masih terasa menyebalkan dibanding Rupiah masih stabil tahun 2013 kemarin, dimana 1 HKD hanya berkisar 1.100-1.200 IDR dan 1 CNY sekitar 1500 IDR. Waktu itu kurs 1 USD menembus 12.000 IDR, bayangkan September 2013 nilai rupiah terhadap USD hanya sekitar Rp9.600

Usai menukar uang, kami menuju rumah Sandy sekalian mengantar Mikky dan istrinya pulang. Kami bertemu lagi di warung mie yang pemiliknya orang Medan, dekat rumah Mikky. Sebenarnya kami berniat berkumpul di Summarecon Mall Serpong, sebelum mereka mengantar saya dan istri ke Bandara Soekarno-Hatta. Tapi karena perjalanan yang cukup lama terjebak macet, kami memutuskan bertemu di A&W terminal 2D Soetta. saat itu istri saya ikut rombongan Gusli.


Tidak terasa jam sudah mendekati waktu saya untuk segera boarding ke pesawat ValueAir (anak perusahaan Jetstar) tujuan Singapura. Kamipun akhirnya berpisah di bandara, Hengki langsung dari bandara kembali ke Sukabumi via Bogor.


Penerbangan Jakarta-Singapura sekitar 1 jam 30 menit. Saat itu sekitar jam 19.50 waktu setempat (lebih cepat 1 jam dibanding WIB) saya tiba di Terminal 1 Changi International Airport.


  • Sejarah Changi International Airport
Bandara Changi dibuka pada 29 Desember 1981. Pembangunannya bermula dari kepadatan di Bandara Paya Lebar yang merupakan bandara ke-tiga di Singapura setelah Bandara Kallang dan Bandara Seletar. Sebelumnya, ada pilihan perluasan bandara di Paya Lebar, namun ide tersebut tidak disetujui karena Paya Lebar terletak di daerah urban dan bisa meningkatkan kebisingan.
Pemilihan lokasi sekarang berdasarkan jika dibangun di ujung pulau, maka perluasan bisa dilakukan dengan reklamasi dan pesawat terbang pun akan terbang lewat laut sehingga mengurangi kebisingan.
Changi International Airport
Bandara ini mengalami perkembangan yang sangat menonjol. Pada tahun 2005, Bandara Changi Singapura dapat menampung 32,43 juta penumpang, yang naik sebesar 7% dari tahun sebelumnya. Ini membuatnya menjadi bandara tersibuk ke-26 di dunia dan ke-6 di Asia diukur dari kepadatan penumpang. Dana sebesar S$1,75 milyar telah dikeluarkan untuk pembangunan Terminal 3. Sedangkan dana sebesar S$240 juta sudah dikeluarkan untuk merenovasi Terminal 1 dan Terminal 2. (Sumber: Wikipedia)
Sedikit Penampakan Taman Ajaib di Terminal 2

Banyak hal-hal menarik, bahkan sangat menarik dan edukatif yang dapat kita temui di Bandara Changi. Masing-masing terminal didesain dengan konsep ramah lingkungan dan tematik. Misalnya di Terminal 1 ada taman kaktus, taman Lily Pad, Social Tree, kreasi hujan kinetis, bahkan kolam renang. Semua dapat kita nikmati secara gratis, kecuali kolam renang dengan biaya tambahan.

Terminal 2 terdapat taman ajaib, taman anggrek, dek hiburan, taman bunga matahari, pameran keramik dan porselen Asia, serta zona Xperience.
Terminal 3 terdapat Aviation Gallery, taman kupu-kupu, kolam ikan Koi, Teater film, dan arena penguji adrenalin The Slide.
 Untuk ulasan secara lengkap mengenai Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Changi silahkan tunggu postingan saya selanjutnya. Menampilkan Smiley Pada Postingan
Setelah puas keliling-keliling Bandara Changi (lebih tepatnya kecapekan, karena tidak sanggup mengelilingi semua area terminal) saya mencari tempat untuk istirahat/tidur karena penerbangan lanjutan ke Hongkong baru berangkat jam 09.45 besok paginya. Daripada harus mengeluarkan minimal 40 SGD untuk 6 jam pertama tidur di hotel transit, saya memilih untuk tidur di tempat yang telah disediakan pihak bandara, yang tentu saja gratis. Menampilkan Smiley Pada Postingan

Tempat istirahat ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang akan melanjutkan penerbangan saja, karena pada tengah malam ada polisi bandara yang akan membangunkan dan memeriksa tiket ataupun boarding pass penerbangan kita selanjutnya. Kalau kita tidak dapat menunjukkan tiket ataupun boarding pass kita selanjutnya, pasti disuruh untuk segera meninggalkan area bandara. Jadi kalau mau tidur di sini, siapkan tiket atau boarding pass biar nanti kalau diperiksa tidak kelabakan mencarinya.

Terlelap di fasilitas tidur gratis Bandara Changi
Dari informasi yang saya dapat, katanya tempat tidur ini tersedia di semua terminal bandara Changi. Tapi setelah saya keliling terminal 1, saya tidak dapat menemukan area ini, walaupun di papan petunjuknya dengan jelas mengarahkan saya ke satu area. Saya hanya menemukan di Terminal 2 dan Terminal 3 saja.
Adapun di terminal 2, terletak di Level 2 (kayak Lantai 2) areal bernama Sanctuary persis di depan Gate E5. Sedangkan di terminal 3 namanya Snooze Lounge di Level 3 dekat Burger Kings.
Bandara Changi seperti layaknya mall-mall besar di Jakarta, berbagai toko dengan berbagai jenis produk tersedia di sini, dan bebas pajak, tidak akan pernah bosan untuk berjalan dan berjalan terus.

Sanctuary, salah satu tempat tidur gratis di T2 Changi Airport
Manfaatkan tempat tidur gratis di Snooze Lounge Terminal 3









Satu hal jangan sampai ketinggalan. Air mineral di Bandara Changi sangatlah mahal, 2 SGD per botol ukuran 600ml. Jadi saat imigrasi di Jakarta, bawalah tempat minuman kosong, karena proses imigrasi tidak memperbolehkan membawa cairan lebih dari 100ml per wadah, dan tidak boleh melebihi 1000ml per keseluruhan cairan ke dalam kabin pesawat terbang. Artinya boleh membawa maksimal 10 botol berisi cairan masing-masing tidak melebihi 100ml dan ditenteng dengan menggunakan plastik bening transparan yang tersegel.
Kita bisa menggunakan botol minuman untuk mengisi air minum di sini. Gratis. Menampilkan Smiley Pada Postingan

Selanjutnya, silahkan cek postingan penerbangan saya ke Hong Kong Menampilkan Smiley Pada Postingan
Ciaooo.....



Tips:
Untuk memperoleh voucher hotel 130.000 IDR, silahkan download aplikasi HQ di sini, kemudian masukkan kode YLIMP pada menu redeem voucher pada aplikasi yang sudah diunduh tadi. Kode YLIMP hanya bisa digunakan jika download aplikasinya melalui link yang saya tautkan tadi.

Catatan Liburan ke Hongkong, Shenzhen, Macau

            Berawal dari promo Jetstar, buy 1 get 1 free pada tanggal 18 Mei 2013 saya akhirnya membeli tiket ke Hongkong untuk tanggal 18 Februari 2014 s.d. 1 Maret 2014 seharga 3,2jt return tiket untuk 2 orang, buat saya dan istri. Lumayan hemat bajet buat makan :p
Walaupun masih lama berangkatnya, tapi ada baiknya juga buat mengumpulkan duit dulu. Masalahnya cuma satu, harus transit di Singapore dulu. Artinya akan bikin capek dijalan dan pengeluaran makan di Changi yang harganya lumayan mahal. Mana waktu kurs kena mahal banget karena rupiah sedang anjlok. 1 SGD = 9700 IDR 

Satu set Cukut/Bakut seharga $ 9,5 SGD di Terminal 2 Changi International Airport

Nasi Padang yg rasanya ga Padang sama sekali di Terminal 3 Changi. Kiri $5 SGD, kanan $7,5SGD

Tambah lemas lagi ketika akhir tahun dengar berita Tigerair Mandala ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Hongkong tanpa harus ada transit dengan promo yang lebih murah, dan tidak harus Buy 1 get 1 free.
Promo Tigerair Mandala saat itu adalah "Perginya bayar, Pulangnya dibayarin" dengan harga tiket PP sekitar Rp1.500.000 per orang. 
Kata-kata orang bijak, "Tidak ada gunanya menyesali apa yang telah terjadi", jadi saya berusaha optimis walaupun harus transit 1 malam di Singapore waktu pergi, dan transit 1 malam lagi waktu pulang.
Maka dari itu, saya mulai rajin browsing apa yang bisa didapat di Changi International Airport selama waktu transit itu. Senang sekali setelah mengetahui ada Free Singapore Tour bagi yang transit minimal 5 jam di Changi. Saya malah transit 13 jam lebih, tapi sayang sekali jadwal pergi saya tidak memungkinkan ikut tour, karena saya sampai di Changi hampir jam 8 malam waktu setempat. Sedangkan tour paling terakhir pukul 18.30 dan harus mendaftar minimal 1 jam sebelumnya. Besok paginya saya harus berangkat pukul 09.45, padahal tour paling awal berangkat pukul 09.00. Selain pagi, ada juga tour siang dan sore masing-masing pukul 11.30, 14.30, dan 16.00. Tiap tour berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Jadi saya hanya bisa mengikuti tour waktu pulang, yang namanya City Lights Tour pukul 18.30

Untuk acara Free Singapore tour yang saya ikuti akan saya posting berikutnya. Sampai jumpa. :)
Ciaoooo....


Dari Changi Singapura menuju Chek Lap Kok HongKong

Rabu, 19 Februari 2014

07:00 - 09:45
Bunyi alarm pada pukul 07.00 membangunkan saya yang sedang tidur nyenyak di Sanctuary, salah satu tempat tidur gratis di Terminal 2 Bandara Changi Singapura. Dimana sebelumnya sempat dibangunkan oleh polisi bandara yang memeriksa boarding pass kami pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Setelah cuci muka dan beres-beres barang bawaan, ada sedikit waktu lebih kami mampir dulu sejenak di taman kaktus di terminal 1. 
Menikmati udara pagi di luar ruangan sambil melihat beberapa pesawat terbang yang take-off maupun landing.
Bule sedang asyik di taman kaktus

Salah satu sudut di taman kaktus
Penampakan di dalam Skytrain Menampilkan Smiley Pada Postingan

Setelah itu kami kemudian berjalan ke Skytrain, sejenis kereta rel yang membawa penumpang dari terminal yang satu  ke terminal lainnya. Hanya perlu menunggu sebentar saja, Skytrain menuju Terminal 1 sudah sampai. Di terminal 1, tepatnya di Transfer Lounge C, kami menghubungi konter check-in untuk mengetahui Gate keberapa tempat kami akan boarding.



Perjalanan ke gate walaupun jauh tidaklah terlalu melelahkan karena tersedia Travellator, sejenis eskalator yang berjalan dalam area yang rata. Semua area di Bandara Changi tersedia travellator menuju gate untuk proses boarding.
Travellator

Saat masuk gate barang-barang bawaan kami diperiksa sekali lagi menggunakan mesin sinar X atau X-Ray, terpaksa air minum saya teguk habis. Setelah masuk ruang tunggu, ada tempat air minum yang bisa kita gunakan lagi untuk mengisi botol minuman kita. Jadi air minum kosong jangan dibuang, tapi masukkan saja ke dalam tas bawaan kita. Ingat! Harus dalam keadaan kosong atau tidak melebihi 100ml.

10:00 - 13:45
Jetstar, pesawat terbang yang kami tumpangi ke Hongkong berangkat tepat waktu pukul 09.45 waktu Singapura dan sampai di Bandara Chek Lap Kok Hongkong sekitar pukul 13.45 waktu Hongkong (tidak ada perbedaan waktu antara Singapura dengan Hongkong). Yang saya herankan, kenapa perjalanan dari Singapura ke Hongkong memakan waktu 4 jam, padahal penerbangan menggunakan Garuda Indonesia dari Jakarta langsung ke Hongkong hanya memakan waktu kurang dari 5 jam.

Keluar dari pintu pesawat, hawa dingin menyergap kami, dengan suhu 11 derajat celcius memaksa saya untuk segera mengenakan mantel. Buru-buru kami meninggalkan pesawat kemudian naik bus bandara yang sudah disiapkan oleh maskapai Jetstar untuk diantar ke terminal 2 kedatangan di Bandara Chek Lap Kok. Masuk ke dalam terminal suhunya lebih bersahabat, sehingga saya sempat bercanda dengan istri saya.
"Aneh, koq AC nya dipasang di luar ruangan ya? Menampilkan Smiley Pada Postingan"
Kalau di Indonesia, kita rebutan masuk mall, masuk tempat-tempat yang sejuk biar tidak kepanasan di luar, di sini pas cuaca begini, kita rebutan masuk ke dalam ruangan biar tidak kedinginan. Walaupun suhu dinginnya tidak pernah saya jumpai di Indonesia, bahkan daerah Puncak sekalipun, tapi saya enjoy saja menikmatinya. Maklum, masih ndeso kata Mas Tukul.

Ikuti terus postingan setelah tiba di Hong Kong, klik di sini Welcome to Hongkong Menampilkan Smiley Pada Postingan

Do the Best

"Perbuatan baik kadang membutuhkan konsekuensi yang cukup besar. Jika Anda memutuskan untuk melakukannya, jangan pernah sesali hal itu di kemudian hari."